Kelompok Bersenjata Serang Bus di Niger, 11 Orang Tewas

Kelompok Bersenjata Serang Bus di Niger, 11 Orang Tewas

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 21 Okt 2026 04:44 WIB
Yellow police tape at night with blurred blue and red lights from police cars and emergency vehicles. Shallow depth of field. With copy space for text.
Foto ilustrasi (Getty Images/Ole Schwander)
Jakarta -

Kelompok bersenjata menyerang dua bus di jalan utama di Niger utara pada hari Selasa. Media setempat dan sumber lokal mengatakan serangan itu menewaskan 11 penumpang bus.

"Serangan terhadap dua bus menewaskan sedikitnya 11 orang dan menyebabkan beberapa orang terluka," lapor stasiun televisi lokal Tegades TV seperti dilansir AFP, Rabu (21/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bus-bus tersebut telah meninggalkan kota pertambangan Arlit pada Selasa pagi. Bus itu diserang di luar kota Agadez oleh orang-orang bersenjata yang menaiki tiga kendaraan.

"Kami sedang dalam perjalanan ke Agadez ketika kami bertemu dengan bandit yang menembaki kami," kata seorang penumpang kepada Tegades TV sambil menunjukkan luka di bahunya.

ADVERTISEMENT

"Ada banyak yang meninggal," jelasnya.

Dia mengatakan tentara yang mengawal konvoi bus tersebut terlibat baku tembak dengan para penyerang.

Seorang warga Agadez mengkonfirmasi serangan itu kepada AFP.

Wilayah utara yang luas dan gersang di negara Afrika barat ini sebagian besar terhindar dari kekerasan jihadis yang melanda wilayah barat dan tenggara. Namun wilayah ini merupakan jalur perdagangan narkoba, senjata api dan migran, khususnya menuju Eropa.

Wilayah ini juga merupakan rumah bagi kelompok-kelompok bersenjata yang memusuhi junta militer yang telah memerintah negara itu sejak kudeta tahun 2023 yang menggulingkan presiden Mohamed Bazoum. Wilayah ini telah dilanda kekerasan terkait dengan tambang emas liar, yang merupakan bisnis yang sedang booming di wilayah tersebut.

(lir/lir)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini