Tragedi Desak-desakan Acara Keagamaan di India: 17 Orang Tewas, 25 Terluka

Tragedi Desak-desakan Acara Keagamaan di India: 17 Orang Tewas, 25 Terluka

Farih Maulana Sidik - detikNews
Minggu, 18 Okt 2026 03:02 WIB
SENSITIVE MATERIAL. THIS IMAGE MAY OFFEND OR DISTURB A woman is consoled as she mourns after her son died in a stampede outside a hospital in Hathras district in the northern state of Uttar Pradesh, India, July 2, 2024. REUTERS/Stringer  BEST QUALITY
Ilustrasi korban tewas dalam acara keagamaan di India (Foto: REUTERS/Stringer)
Kolkata -

Acara keagamaan Hindu di India memakan korban. Setidaknya 17 orang tewas dan 25 orang lainnya terluka akibat insiden berdesak-desakan yang kemungkinan dipicu karena hujan tiba-tiba saat berlangsungnya acara.

Dilansir AFP, Minggu (18/10/2026), Menteri Utama Benggala Barat, Suvendhu Adhikari, menyebut bahwa di antara korban tewas terdapat seorang anak perempuan berusia tujuh tahun. Menurutnya, 25 orang terluka berada di luar sebuah paviliun dalam festival Hindu Durga Puja di kota Kolkata.

"Sejauh ini, enam jenazah telah berhasil diidentifikasi," ujar Adhikari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang pejabat senior kepolisian India menyebut bahwa sebuah pengumuman memicu kegaduhan saat hujan mulai turun pada malam hari.

"Massa yang menunggu di luar paviliun saling dorong, tarik-menarik, dan merangsek maju hingga terjatuh ke tanah, yang kemudian menyebabkan insiden berdesak-desakan tersebut," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Insiden yang melibatkan kerumunan massa hingga menimbulkan korban jiwa kerap terjadi dalam acara-acara besar di India, seperti festival keagamaan. Hal itu terjadi akibat buruknya pengelolaan dan lemahnya aspek keselamatan.

Tahun lalu, insiden berdesak-desakan di acara keagamaan Kumbh Mela di India menewaskan 30 orang dan melukai sejumlah lainnya. Selain itu, 11 penggemar tewas terinjak-injak di Bengaluru saat perayaan kemenangan tim kriket lokal dalam ajang Indian Premier League.

Pada tahun yang sama, sebanyak 36 orang tewas dalam insiden berdesak-desakan di sebuah kampanye politik yang dihadiri oleh seorang aktor ternama yang beralih menjadi politisi di negara bagian Tamil Nadu, India selatan.

Pada tahun 2024, sebanyak 121 orang tewas di negara bagian Uttar Pradesh, India utara, dalam sebuah acara keagamaan Hindu.

(fas/fas)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini