Penembakan di SD Oregon AS, Penembak Ditembak Mati-2 Orang Dilarikan ke RS

Penembakan di SD Oregon AS, Penembak Ditembak Mati-2 Orang Dilarikan ke RS

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Jumat, 16 Okt 2026 05:45 WIB
Emergency personnel direct traffic at the Journey Church family reunification location following a shooting at Silver Rail Elementary School, in Bend, Oregon, US, October 15, 2026.    REUTERS/Rob Kerr  REFILE - CORRECTING LOCATION FROM AT THE SCENE
Foto: Penembakan di Oregon AS (REUTERS/Rob Kerr)
Jakarta -

Penembakan terjadi di salah satu sekolah dasar di Bend, Oregon, Amerika Serikat (AS). Seorang pelaku penembakan tewas tertembak dalam insiden tersebut.

Dilansir Reuters, Jumat (16/10/2026), pelaku penembakan tewas tertembak tidak setelah melakukan penembakan. Setidaknya dua orang dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans imbas insiden tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sheila Miller, manajer komunikasi untuk Departemen Kepolisian Bend, mengatakan kepada wartawan bahwa ia belum memiliki informasi mengenai pelaku penembakan yang tewas ditembak tersebut. Ia juga tidak mengetahui siapa pihak yang melakukan tindakan balasan terhadap pelaku.

"Kami belum mendapatkan konfirmasi mengenai siapa yang menembak tersangka; bisa saja itu dilakukan oleh seseorang yang kebetulan berada di lokasi," ujar Miller.

ADVERTISEMENT

Setidaknya dua orang dibawa ke rumah sakit, namun Miller mengaku tidak mengetahui kondisi mereka. Menurut Miller, polisi menerima laporan adanya seorang pelaku penembakan di Sekolah Dasar Silver Rail yang sempat menembaki sebuah kendaraan. Polisi tiba di lokasi dalam hitungan menit, dan tak lama kemudian pelaku penembakan tersebut berhasil dilumpuhkan.

Bend merupakan sebuah kota dengan populasi sekitar 100.000 jiwa di Oregon bagian tengah, yang terletak sekitar 175 mil (280 km) di sebelah tenggara Portland. Sekolah Dasar Silver Rail melayani jenjang pendidikan dari taman kanak-kanak hingga kelas lima, dengan rentang usia sekitar 5 hingga 11 tahun. Sekolah ini memiliki sekitar 450 siswa dan 40 staf, kata Miller.

(maa/maa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini