×
Ad

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 15 Okt 2026 17:43 WIB
Ilustrasi -- Kapal di Selat Hormuz (dok. Getty Images/iStockphoto/World Traveler)
Jakarta -

Iran melaporkan bahwa sebuah kapal kontainer terbakar dan tenggelam di perairan Selat Hormuz setelah menghantam ranjau laut. Amerika Serikat (AS) berpotensi menggunakan bom Mother of All Bombs (MOAB) dalam serangan terbaru menargetkan infrastruktur energi dan situs nuklir Iran.

Teheran menyebut insiden itu terjadi saat kapal kontainer itu mencoba melintasi Selat Hormuz melalui rute yang "tidak sah". Iran bersikeras agar kapal-kapal melintasi rute pelayaran yang telah mereka tetapkan di jalur perairan strategis tersebut.

Sementara itu, bom MOAB dilaporkan akan digunakan oleh AS seandainya Presiden Donald Trump memerintahkan dimulainya kembali operasi tempur terhadap Iran. Trump bisa saja memerintahkan dimulainya lagi operasi tempur terhadap Iran, baik sebelum maupun sesudah pemilu sela pada November.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (15/10/2026):

- Jembatan yang Hubungkan China dan Korut Resmi Dibuka, Truk Langsung Antre

China dan Korea Utara (Korut) secara resmi membuka jembatan yang menghubungkan daratan kedua negara pada Kamis (15/10) waktu setempat, setelah lama tertunda. Pembukaan resmi ini dilakukan 12 tahun setelah jembatan itu selesai dibangun.

Pembukaan jembatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali perdagangan dan aktivitas ekonomi setelah hubungan kedua negara sempat memburuk selama bertahun-tahun, ditambah gangguan pertukaran lintas perbatasan akibat pandemi virus Corona (COVID-19).

Jembatan bernama Jembatan Sungai Yalu Baru ini, seperti dilansir Reuters dan AFP, Kamis (15/10/2026), membentang sepanjang 3 kilometer, atau tepatnya 3.026 meter, di atas Sungai Yalu yang memisahkan daratan China dan Korut. Korut menyebutnya sebagai Sungai Amnok.

- Ranjau Laut Selat Hormuz Makan Korban, Kapal Kontainer Karam

Iran melaporkan bahwa sebuah kapal kontainer terbakar dan tenggelam di perairan Selat Hormuz setelah menghantam ranjau laut. Teheran menyebut insiden itu terjadi saat kapal kontainer itu mencoba melintasi Selat Hormuz melalui rute yang "tidak sah".

Selat Hormuz, yang merupakan jalur perairan vital bagi pasokan minyak dan gas global, secara efektif diblokade oleh Iran setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan besar-besaran pada akhir Februari lalu, yang mengobarkan perang di kawasan Timur Tengah.

Teheran bersikeras agar kapal-kapal melintasi rute pelayaran yang ditetapkan oleh Iran di jalur perairan strategis tersebut.




(nvc/nvc)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork