Puing Rudal Houthi di Riyadh Lukai 4 Orang dan Rusak Sejumlah Rumah

Puing Rudal Houthi di Riyadh Lukai 4 Orang dan Rusak Sejumlah Rumah

Dwi Rahmawati - detikNews
Rabu, 14 Okt 2026 06:05 WIB
A Saudi Arabian flag flies on Saudi Arabias consulate in Istanbul on October 4, 2018. - Jamal Khashoggi, a veteran Saudi journalist who has been critical towards the Saudi government has gone missing after visiting the kingdoms consulate in Istanbu
Ilustrasi bendera Ara Saudi. (Foto: AFP/OZAN KOSE).
Jakarta -

Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi menyatakan empat orang terluka dan 15 rumah rusak usai puing-puing dari rudal jelajah berhasil dicegat di Ibu Kota Riyadh. Dua wanita hingga anak-anak terdampak dari serangan tersebut.

"Empat orang: dua wanita, seorang pria, dan seorang anak terluka," kata Badan Pertahanan Sipil Saudi, dilansir AFP, Rabu (14/10/2026).

Mereka menyebut 15 rumah mengalami kerusakan. Adapun Koalisi yang dipimpin Arab Saudi sebelumnya mengatakan telah menghancurkan empat rudal jelajah dan dua drone pada Selasa di ibu kota Riyadh dan selatan wilayah kerajaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiga rudal jelajah dihancurkan di wilayah Riyadh dan selatan. Dua drone dicegat dan dihancurkan," tulis Juru Bicara Koalisi Turki al-Maliki di X, seperti dikutip AFP.

ADVERTISEMENT

Beberapa menit kemudian, koalisi tersebut menyatakan telah mencegat dan menghancurkan satu rudal jelajah lainnya yang menargetkan Riyadh. Adapun ledakan dahsyat sempat terdengar di ibu kota Arab Saudi disertai peringatan darurat melalui telepon kepada warga.

"Kota Riyadh sedang menghadapi ancaman udara yang berbahaya," bunyi pesan tersebut.

Seorang saksi mata mengatakan kepada AFP jika ia melihat sebuah proyektil melintas di atas langit sebuah mal. Proyektil itu disebut meninggalkan jejak cahaya kekuningan disertai munculnya asap, kemudian mereka mendengar ledakan.

"Orang-orang terdiam, tidak ada yang berbicara. Kami ketakutan dan semua menatap ke langit," ujar saksi yang meminta tidak disebutkan namanya.

(dwr/dwr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini