Arab Saudi Cegat 3 Rudal Houthi Targetkan Riyadh dan Khamis Mushait

Arab Saudi Cegat 3 Rudal Houthi Targetkan Riyadh dan Khamis Mushait

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 13 Okt 2026 10:43 WIB
Momen petempur Houthi melancarkan serangan dari Yaman (dok. via REUTERS/HOUTHI MEDIA CENTER)
Momen petempur Houthi melancarkan serangan dari Yaman (dok. via REUTERS/HOUTHI MEDIA CENTER)
Riyadh -

Koalisi pimpinan Arab Saudi mengumumkan pasukannya telah mencegat dan menghancurkan tiga rudal balistik yang diluncurkan oleh kelompok Houthi, yang bermarkas di Yaman, pada Senin (12/10) waktu setempat.

Rudal-rudal Houthi itu disebut melesat ke arah Riyadh, ibu kota Saudi, dan Khamis Mushait, yang menjadi lokasi pangkalan militer Saudi. Rentetan serangan rudal itu mendorong otoritas Saudi merilis peringatan darurat di kedua kota tersebut.

Juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, seperti dilansir Al Arabiya dan AFP, Selasa (13/10/2026), mengatakan bahwa sistem pertahanan udara Saudi telah mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang mengarah ke Riyadh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebut rudal itu diluncurkan oleh Houthi, yang didukung Iran.

ADVERTISEMENT

"Pencegatan dan penghancuran rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi teroris Houthi ke arah Riyadh," kata Al-Maliki dalam pernyataannya.

Badan pertahanan sipil Saudi sebelumnya mengumumkan bahwa peringatan keamanan telah dirilis melalui Platform Peringatan Dini Nasional, yang memperingatkan warga Riyadh mengenai potensi bahaya dan mengimbau warga untuk mematuhi instruksi keselamatan.

Tak lama kemudian, badan pertahanan sipil kembali merilis peringatan yang menyatakan bahwa bahaya telah berlalu.

"Bahaya telah berlalu di kota Riyadh," demikian pernyataan badan pertahanan sipil Saudi, sembari mengimbau warga untuk terus mematuhi instruksi keselamatan dan menghindari kerumunan, atau merekam insiden yang terjadi.

Dalam pernyataan lanjutan, pada Senin (12/10), Al-Maliki mengumumkan bahwa sistem pertahanan udara Saudi telah mencegat dan menghancurkan dua rudal balistik lainnya yang diluncurkan oleh Houthi ke arah Khamis Mushait, Saudi bagian barat daya.

Peringatan darurat juga sempat dirilis untuk area Khamis Mushait, sebelum akhirnya dicabut.

Rentetan serangan rudal Houthi yang dicegat ini terjadi saat konflik Yaman meluas, dengan Houthi menyerang target sipil di wilayah Saudi. Pada akhir pekan, serangan rudal Houthi menghantam Bandara Internasional King Khalid di Riyadh selama dua hari berturut-turut.

Total sedikitnya 14 orang tewas dan ratusan orang lainnya mengalami luka-luka. Serangan juga menghantam Bandara Internasional King Fahd di Dammam, namun tidak ada laporan korban jiwa.

Serangan-serangan ini menyusul operasi militer terbaru yang dilancarkan pemerintah Yaman, yang didukung internasional, terhadap Houthi dengan tujuan merebut wilayah-wilayah yang dikuasai kelompok tersebut. Saudi mendukung operasi militer di Yaman itu dengan serangan-serangan udara terhadap target Houthi.

Dalam pernyataan pada Senin (12/10), juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengklaim pasukannya telah menyerang bandara di Riyadh dengan rudal dan menyerang pangkalan militer di Khamis Mushait dengan drone.

"Pasukan bersenjata kami berhasil menargetkan Bandara Internasional (King) Khalid di Riyadh, ibu kota musuh Saudi, pada malam ini dengan rudal balistik, dan serangan itu mengenai sasaran secara tepat," klaim Saree.

Lihat juga Video 'Bandara Riyadh Ditutup Total hingga 17 Oktober Usai Digempur Houthi':

Halaman 3 dari 2
(nvc/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini