Penutupan Bandara Riyadh Diperpanjang hingga 17 Oktober Imbas Serangan Houthi

Penutupan Bandara Riyadh Diperpanjang hingga 17 Oktober Imbas Serangan Houthi

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 13 Okt 2026 06:50 WIB
A Saudi Arabian flag flies on Saudi Arabias consulate in Istanbul on October 4, 2018. - Jamal Khashoggi, a veteran Saudi journalist who has been critical towards the Saudi government has gone missing after visiting the kingdoms consulate in Istanbu
Foto: Bendera Arab Saudi (AFP/OZAN KOSE)
Jakarta -

Otoritas Arab Saudi memperpanjang penutupan Bandara International King Khalid di Riyadh hingga Sabtu mendatang. Keputusan itu menyusul rangkaian serangan yang terus dilakukan oleh kelompok Houthi.

Dilansir Reuters, Selasa (13/10/2026), Bandara King Khalid akan ditutup hingga Sabtu (17/10) pekan ini. Sejumlah maskapai juga telah membatalkan penerbangan imbas serangan Houthi.

"Operasional dihentikan sementara untuk "memungkinkan penyelesaian prosedur guna memastikan keselamatan dan kesiapan operasional fasilitas bandara," demikian pernyataan otoritas penerbangan sipil Saudi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Senin (12/10) malam, kelompok Houthi menyatakan telah menyerang bandara tersebut dengan rudal balistik, tak lama setelah Arab Saudi mengumumkan keberhasilan mereka mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang ditembakkan kelompok itu ke arah Riyadh.

ADVERTISEMENT

Houthi juga menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menargetkan pangkalan udara di Khamis Mushait, wilayah barat Arab Saudi, menggunakan pesawat drone. Belum ada konfirmasi segera dari pihak Saudi.

Sebuah pemberitahuan bagi penerbang yang diterbitkan pada hari Senin menunjukkan bahwa Bandara Internasional King Khalid akan tetap ditutup hingga pukul 21.00 GMT pada tanggal 17 Oktober.

Bandara tersebut telah ditutup sejak serangan pada hari Sabtu yang menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya. Pada hari Minggu (11/10), serangan lain menewaskan satu orang dan melukai hampir belasan orang lainnya.

Lihat Video 'Bandara Riyadh Ditutup Total hingga 17 Oktober Usai Digempur Houthi':

(ygs/ygs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini