Kelompok asal Yaman, Houthi, kembali melancarkan serangan terbaru di bandara wilayah Riyadh. Houthi mengatakan serangan tersebut berhasil mengenai bangunan yang mereka targetkan.
Serangan itu terjadi pada Senin (12/10) malam waktu setempat. Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan telah menembak jatuh sebuah rudal di atas ibu kota Riyadh.
"Angkatan bersenjata kami berhasil menargetkan Bandara Internasional (King) Khalid di Riyadh, ibu kota musuh Saudi, pada malam ini menggunakan rudal balistik, dan serangan tersebut mengenai sasaran dengan tepat," ujar juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, dilansir AFP dan Al Jazeera, Selasa (13/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Houthi mengatakan selain Bandara Internasiona King Khalid di Riyadh, mereka juga menargetkan serangan di Pangkalan Khamis Mushait di selatan Arab. Houthi mengatakan telah melepaskan serangan drone di wilayah tersebut.
Juru bicara militer Arab Saudi, Turki al-Malaki, mengatakan bahwa sistem pertahanan udara telah berhasil menjatuhkan rudal yang diluncurkan dari Yaman.
Beberapa ledakan keras mengguncang ibu kota Arab Saudi, Riyadh, pada Senin malam, sesaat setelah pesan teks yang memperingatkan adanya ancaman udara dikirimkan ke ponsel warga. Suara-suara tersebut kemungkinan berasal dari rudal pencegat yang melumpuhkan proyektil yang masuk.
"Wilayah ini sedang menghadapi ancaman udara dari pihak musuh. Harap tetap tenang, serta berada di dalam ruangan atau di tempat yang aman dan jauh dari jendela maupun pintu," demikian bunyi pesan tersebut.
Badan pertahanan sipil Arab Saudi kemudian menyatakan situasi aman untuk saat ini bagi penduduk ibu kota. Militer mengumumkan keberhasilan mencegat rudal yang ditembakkan oleh kelompok Houthi.
(ygs/ygs)









































