Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhir-akhir ini kerap melontarkan gagasan mengubah nama lokasi-lokasi penting di dunia. Setelah gagasan mengubah Selat Hormuz menjadi Selat Trump, Trump ingin nama Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik juga diganti menjadi 'Samudra Trump'.
Dilansir New York Post dan CNN, Senin (12/10/2026), usulan itu dilontarkan Trump ketika menghadiri kampanye Partai Republik di Tennessee pada Sabtu (10/10) waktu setempat, menjelang pemilu sela AS.
Trump awalnya membahas soal kiprahnya mengubah nama lokasi atau tempat-tempat penting, seperti Teluk Meksiko yang diganti menjadi Teluk Amerika, kemudian Danau Ontario menjadi Danau Amerika.
"Kita memiliki Teluk Meksiko, dan suatu hari, orang-orang mengira saya bercanda, saya berkata, 'Tahukah Anda, menurut saya, kita sebaiknya menamainya Teluk Amerika, bukan?' Saya memutuskan bahwa Danau Ontario sebaiknya diganti namanya menjadi Danau Amerika," kata Trump dalam pidatonya dalam kampanye tersebut.
"Kita punya Teluk, kita punya danau yang indah, dan sekarang ada yang mengatakan 'Anda butuh sungai', jadi saya tidak ingin mengubah nama Sungai Hudson. Henry Hudson, dia melakukan pekerjaan hebat saat berlayar menyusuri sungai itu dulu sekali," ucapnya, merujuk pada penjelajah asal Inggris yang menjelajahi Sungai Hudson pada tahun 1609 silam.
(isa/ygs)