Pengacara Christa Pike, Randy Spivey, mengatakan semua orang kaget saat melihat kliennya siuman usai eksekusi suntik mati yang gagal. Pike menjadi orang pertama yang selamat dari eksekusi suntik mati.
Dilansir BBC dan CBS News, Kamis (8/10/2026), Death Penalty Information Center menyebut Pike adalah satu-satunya orang yang diketahui selamat dari upaya eksekusi di AS. Pike, yang dijatuhi hukuman mati setelah membunuh Colleen Slemmer bersama kekasihnya saat itu pada tahun 1995, selamat dari dua kali pelaksanaan suntik mati pada tanggal 30 September di Tennessee.
Para ahli dan tim hukumnya menyatakan pemulihan kondisinya yang terlihat nyata itu merupakan kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya di AS. Mereka juga meyakini tidak ada narapidana lain di AS yang pernah selamat dari suntik mati yang dilakukan oleh petugas eksekusi.
Spivey menyatakan kliennya kini menderita pneumonia dan mengalami penggumpalan darah, kesulitan menelan, serta tidak dapat menggerakkan lengan atau tangannya setelah sadar kembali di sebuah rumah sakit di Tennessee beberapa hari usai selamat dari eksekusi suntik mati.
"Tangannya tampak seperti sarung tangan bedah yang sedang ditiup hingga mengembang. Kondisinya luar biasa," ujar Spivey.
(haf/imk)