Tak Mati Usai Disuntik Mati, Christa Pike Kini Idap Pneumonia

Tak Mati Usai Disuntik Mati, Christa Pike Kini Idap Pneumonia

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 08 Okt 2026 16:38 WIB
Foto: Christa Pike (Reuters/Handout)
Foto: Christa Pike (Reuters/Handout)
Tennessee -

Pengacara Christa Pike, Randy Spivey, mengatakan kliennya mengalami sejumlah masalah medis usai eksekusi suntik mati yang gagal. Dia menyebut Pike kini mengidap pneumonia.

Dilansir BBC dan CBS News, Kamis (8/10/2026), Pike dihukum mati setelah membunuh Colleen Slemmer bersama kekasihnya saat itu pada tahun 1995. Dia selamat dari dua kali pelaksanaan suntik mati pada 30 September di Tennessee.

Death Penalty Information Center menyebut Pike adalah satu-satunya orang yang diketahui selamat dari upaya eksekusi di AS. Para ahli dan tim hukumnya menyatakan pemulihan kondisinya merupakan kejadian yang belum pernah terjadi di AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Spivey menyebut kliennya kini menderita pneumonia dan mengalami penggumpalan darah, kesulitan menelan, serta tidak dapat menggerakkan lengan atau tangannya setelah sadar kembali di sebuah rumah sakit di Tennessee beberapa hari usai selamat dari eksekusi suntik mati.

"Tangannya tampak seperti sarung tangan bedah yang sedang ditiup hingga mengembang. Kondisinya luar biasa," ujar Spivey.

ADVERTISEMENT

Spivey mengatakan Pike sempat didiagnosis mengalami mati otak dan tim dokter bersiap melepas alat bantu hidup dari Pike pada Senin lalu. Namun, keesokan harinya Pike sadar dan mulai berbicara.

Dia menyebut kondisi itu mengejutkan semua orang. Dia menyebut kata-kata pertama yang diucapkan Pike adalah 'Di mana saya?' dan 'Siapa Anda?'

"Saya tidak memiliki penjelasan atas apa yang terjadi," kata Spivey usai sidang di Pengadilan Chancery Davidson County.

Dia menyebut awalnya Pike merasa bingung dan disorientasi, namun Pike disebut mulai mengingat detail mengenai upaya eksekusi tersebut pada Rabu (7/10). Dia mengaku belum tahu apa yang akan terjadi berikutnya.

Simak juga Video Ketua KWI: Paus Fransiskus Sempat Dirawat karena Pneumonia Sebelum Meninggal

Halaman 2 dari 2
(haf/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini