Drone Rusia Bikin Jembatan Utama Kyiv Ditutup, Lalu Lintas Kacau

Drone Rusia Bikin Jembatan Utama Kyiv Ditutup, Lalu Lintas Kacau

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 02 Okt 2026 17:57 WIB
Kemacetan lalu lintas terjadi di Kyiv imbas penutupan jembatan utama yang dihantam serangan drone Rusia (REUTERS/Gleb Garanich)
Kemacetan lalu lintas terjadi di Kyiv imbas penutupan jembatan utama yang dihantam serangan drone Rusia (REUTERS/Gleb Garanich)
Kyiv -

Arus lalu lintas di Kyiv, ibu kota Ukraina, macet total pada Jumat (2/10) waktu setempat, setelah salah satu jembatan utama di kota tersebut ditutup dan pembatasan diberlakukan di jembatan lainnya menyusul gelombang serangan drone Rusia.

Laporan wartawan AFP di Kyiv, seperti dilansir AFP, Jumat (2/10/2026), menyebutkan bahwa antrean panjang kendaraan yang tidak bergerak, baik mobil maupun bus, terpantau di ruas jalanan utama di ibu kota Ukraina itu saat para pengguna jalan mencari rute alternatif.

Kemacetan parah terjadi akibat penutupan total lalu lintas di kedua arah pada Jembatan Selatan, salah satu dari delapan jembatan yang menghubungkan sisi timur dan sisi barat Kyiv melintasi Sungai Dnipro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengatakan bahwa Jembatan Paton, yang terletak lebih jauh ke utara, hanya dibuka untuk satu arah. Namun demikian, tidak ada laporan mengenai serangan yang menghantam jembatan tersebut.

ADVERTISEMENT

Serangan drone Rusia menghantam struktur penyangga Jembatan Selatan pada Kamis (1/10), yang membuat jembatan tersebut ditutup sementara untuk pemeriksaan kondisi struktural.

Jembatan kembali dibuka untuk lalu lintas dan layanan kereta Metro tak lama kemudian. Namun lagi-lagi dihantam serangan drone berulang kali pada Kamis (1/10) malam hingga Jumat (2/10) dini hari.

Serangan kedua pada Kamis (1/10) malam, sebut Klitschko, merusak salah satu pilar jembatan, permukaan jalan, dan pembatas beton pelindung di sepanjang jalur kereta bawah tanah.

Ukraina telah sejak lama mengkhawatirkan serangan terhadap jembatan-jembatan yang menjadi jalur transportasi utama negara tersebut. Kyiv semakin sering menjadi target serangan drone dan rudal Rusia dalam beberapa bulan terakhir, sehingga kota itu terus dalam status siaga dan kehidupan warga terganggu.

Sirene peringatan serangan udara berbunyi hampir sepanjang waktu, mendesak sekitar tiga juta penduduk Kyiv untuk mencari tempat perlindungan.

Serangan berulang kali terhadap kereta api dan pom bensin berdampak pada jaringan transportasi kereta maupun jalan raya.

Serangan terbaru Rusia menewaskan satu orang dan melukai dua orang lainnya, setelah sebuah gedung permukiman berlantai 25 dihantam di wilayah tenggara Kyiv.

Lihat juga Video 'Drone Rusia Sasar Klinik Medis di Kyiv, 7 Orang Luka-Luka':

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini