Arab Saudi Bantah Ada Pengebom Bunuh Diri di Dekat Kakbah

Arab Saudi Bantah Ada Pengebom Bunuh Diri di Dekat Kakbah

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 02 Okt 2026 14:35 WIB
Masjidil Haram di Mekkah, Arab Saudi (dok. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS)
Masjidil Haram di Mekkah, Arab Saudi (dok. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS)
Riyadh -

Arab Saudi membantah laporan soal keberadaan pengebom bunuh diri di Masjidil Haram, Mekkah. Otoritas Saudi menjelaskan bahwa seorang pria memang ditangkap di area Mekkah, namun karena mengganggu orang-orang yang melintas dan memicu kepanikan.

"Otoritas keamanan di Kota Suci telah menangkap seseorang karena mengganggu orang-orang yang melintas dan menyebarkan ketakutan serta kepanikan di antara mereka, dan dia segera ditindak," demikian pernyataan otoritas keamanan Saudi via media sosial X, seperti dilansir Anadolu Agency dan Turkiye Today, Jumat (2/10/2026).

"Otoritas keamanan mengonfirmasi bahwa klaim yang beredar mengenai insiden tersebut tidaklah benar," tegas pernyataan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan itu membantah laporan yang beredar di media sosial, yang menyebutkan bahwa seorang terduga pengebom bunuh diri yang mengenakan rompo peledak sempat mendekati Kakbah di Masjidil Haram, sebelum akhirnya diamankan oleh petugas.

ADVERTISEMENT

Mengenai penangkapan di Mekkah, Direktorat Jenderal Keamanan Publik Saudi menegaskan bahwa unit keamanan segera melakukan intervensi dan proses hukum telah dimulai. Disebutkan bahwa tersangka yang ditangkap itu telah diserahkan ke kantor kejaksaan.

Namun tidak dijelaskan secara rinci mengenai sosok tersangka yang ditangkap dalam insiden tersebut.

Lebih lanjut, Direktorat Jenderal Keamanan Publik Saudi mengimbau masyarakat untuk mengacu pada sumber-sumber resmi. Ditegaskan bahwa sejumlah klaim yang beredar mengenai insiden tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

Tak Ada Bukti Bahan Peledak

Klaim yang beredar luas di media sosial sebelumnya menyebutkan bahwa seseorang yang diamankan di sekitar area Masjidil Haram merupakan seorang "pengebom bunuh diri" dan telah berupaya melakukan serangan.

Sejumlah akun media sosial bahkan menyebut jika terduga pengebom bunuh diri itu mengenakan rompi peledak dan sempat mendekati Kakbah.

Pernyataan resmi yang dirilis otoritas Saudi tidak memuat informasi apa pun yang mengindikasikan ditemukannya bahan peledak pada tersangka yang mereka tangkap di Mekkah, juga tidak menyebut soal adanya upaya serangan yang dilakukan.

Klaim soal pengebom bunuh diri ini muncul setelah otoritas Saudi menuduh kelompok Houthi menyerang kota suci Madinah. Koalisi pimpinan Saudi mengatakan bahwa sebuah drone menghantam gardu distribusi listrik Taibah pada Selasa (29/9) pagi, sekitar pukul 05.11 waktu setempat.

Disebutkan oleh koalisi pimpinan Saudi bahwa penyelidikan dan pemeriksaan terhadap puing-puing drone "mengonfirmasi keterlibatan milisi teroris Houthi dalam merencanakan dan melaksanakan tindakan teroris pengecut ini".

Menurut koalisi pimpinan Saudi, gardu listrik itu memasok aliran listrik ke Masjid Nabawi, salah satu situs paling suci Islam. Serangan itu melumpuhkan satu transformator pada gardu tersebut, namun tidak mengganggu jaringan listrik secara keseluruhan.

Houthi telah membantah tuduhan Saudi tersebut. Seorang sumber militer Houthi, yang dikutip kantor berita Saba, yang dikelola oleh kelompok tersebut, menyebut tuduhan itu sebagai sebuah "kebohongan".

Tonton juga video "Kerajaan Arab Saudi Dukung Penuh Pemerintah Yaman Perangi Houthi"

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini