×
Ad

Awal Mula Pesawat ke Israel Dialihkan ke Saudi: Ada Info Dibajak

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 30 Sep 2026 16:34 WIB
Ilusrtasi (dok. Getty Images/iStockphoto/Bahadur Ali)
Tel Aviv -

Dialihkannya penerbangan tujuan Israel ke Arab Saudi sempat diwarnai dugaan pembajakan. Kantor Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu membantah adanya pembajakan di dalam pesawat jenis Boeing 737 tersebut.

Insiden tersebut, seperti dilansir Reuters dan Ahram Online, Rabu (30/9/2026), melibatkan pesawat maskapai flydubai, dengan nomor penerbangan FZ1073, yang mengudara dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), tujuan Israel pada Rabu (30/9) waktu setempat.

Data dari situs pelacakan penerbangan Flightradar24, menunjukkan bahwa penerbangan itu dialihkan saat melintasi wilayah udara Yordania menuju ke Saudi.

Penerbangan itu terdeteksi mengirimkan sinyal darurat umum, beberapa menit kemudian kembali mengirimkan sinyal darurat lainnya yang mengindikasikan kemungkinan adanya campur tangan yang melanggar hukum.

Pesawat itu kembali mengirimkan sinyal darurat umum sebelum melakukan pendaratan di Bandara Tabuk, Saudi bagian barat laut.

Laporan media-media Israel awalnya menyebutkan bahwa pesawat yang mengangkut hampir 180 orang, mengirimkan sinyal darurat sebelum mengubah arah di wilayah udara Saudi, yang memicu Angkatan Udara Israel mengerahkan dua jet tempur untuk memeriksa pesawat komersial tersebut.

BBC secara terpisah melaporkan bahwa pesawat mengubah arah penerbangan setelah memasuki wilayah udara Yordania, lalu berbelok menuju ke Saudi.

Dugaan pembajakan muncul setelah laporan berbagai media menyebutkan data pelacakan penerbangan menunjukkan pesawat awalnya mengirimkan kode 7700 yang menandakan keadaan darurat umum, sebelum kemudian mengirimkan kode 7500 yang digunakan untuk mengindikasikan dugaan pembajakan atau campur tangan ilegal terhadap pengoperasian pesawat.




(nvc/dhn)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork