Pilot Berantem, Pesawat ke Israel Dialihkan ke Arab Saudi

Pilot Berantem, Pesawat ke Israel Dialihkan ke Arab Saudi

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 30 Sep 2026 15:17 WIB
Ilustrasi (dok. Unsplash/Gary Lopater)
Ilustrasi (dok. Unsplash/Gary Lopater)
Tel Aviv -

Sebuah penerbangan dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), tujuan Israel terpaksa dialihkan ke Arab Saudi setelah mengirimkan sinyal darurat. Dugaan pembajakan sempat mencuat, sebelum akhirnya terungkap bahwa sinyal darurat itu dipicu oleh perkelahian antar pilot saat pesawat mengudara.

Data dari situs pelacakan penerbangan Flightradar24, seperti dilansir Reuters, Rabu (30/9/2026), menunjukkan bahwa pesawat maskapai FlyDubai dengan nomor penerbangan FZ1073 dari Dubai dialihkan saat melintasi wilayah udara Yordania menuju ke Saudi.

Penerbangan itu terdeteksi mengirimkan sinyal darurat umum, beberapa menit kemudian kembali mengirimkan sinyal darurat lainnya yang mengindikasikan kemungkinan adanya campur tangan yang melanggar hukum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pesawat jenis Boeing 737 itu kemudian kembali mengirimkan sinyal darurat umum sebelum melakukan pendaratan di Bandara Tabuk, Saudi bagian barat laut.

ADVERTISEMENT

Kantor Perdana Menteri (PM) Israel merilis pernyataan, yang isinya menyatakan bahwa insiden tersebut diyakini bukan merupakan pembajakan.

Juru bicara maskapai Flydubai, dalam pernyataannya, mengatakan bahwa penerbangan tersebut mengalami "insiden" dalam perjalanan menuju Tel Aviv dan dialihkan ke Tabuk, tempat pesawat mendarat dengan aman. Menurut juru bicara itu, semua penumpang dalam keadaan selamat.

Penyebab sinyal darurat dari penerbangan tersebut diungkap oleh seorang pejabat Israel, yang enggan menyebut namanya, saat berbicara kepada Reuters. Menurut pejabat Israel tersebut, para pilot mengirimkan sinyal darurat setelah terlibat perkelahian fisik satu sama lain.

Pemicu perkelahian itu belum diketahui secara jelas.

Belum diketahui juga secara pasti apakah salah satu pilot sengaja mengirimkan sinyal darurat tersebut.

Tiga pejabat keamanan Israel yang berbicara kepada Reuters mengatakan bahwa PM Benjamin Netanyahu sempat melakukan konsultasi terkait penerbangan tersebut.

Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Israel (IDF), Eyal Zamir, menurut militer Israel dalam pernyataannya, juga melakukan "penilaian situasi" bersama komandan Angkatan Udara dan pejabat militer lainnya.

Maskapai Flydubai mengoperasikan penerbangan harian antara Dubai dan Tel Aviv, rute yang populer di kalangan warga Israel. Saudi dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik resmi.

Simak juga Video 'Kecelakaan Jet Tempur Inggris, 2 Pilot Berhasil Menyelamatkan Diri':

Halaman 2 dari 2
(nvc/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini