Bangkok Dilanda Banjir Besar, Pemerintah Tetapkan Status Bencana

Bangkok Dilanda Banjir Besar, Pemerintah Tetapkan Status Bencana

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2026 12:34 WIB
Ruas jalanan Phetchaburi di Bangkok digenangi banjir pada Sabtu (26/9), kendaraan-kendaraan terjebak (AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA)
Ruas jalanan Phetchaburi di Bangkok digenangi banjir pada Sabtu (26/9), kendaraan-kendaraan terjebak (AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA)
Bangkok -

Kota Bangkok, ibu kota Thailand, dilanda banjir besar yang dipicu oleh hujan deras yang mengguyur terus-menerus. Otoritas Bangkok telah menetapkan status bencana banjir di seluruh 50 distrik yang ada di wilayah ibu kota tersebut.

Penetapan status bencana itu, seperti dilansir AFP, Sabtu (26/9/2026), dilakukan setelah Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, mengatakan bahwa curah hujan telah mencapai hampir 300 milimeter sejak Kamis (24/9) waktu setempat.

Penetapan ini memberikan wewenang kepada organisasi-organisasi setempat untuk mengambil tindakan guna menangani situasi banjir yang terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laporan wartawan AFP menyebutkan bahwa hujan mengguyur hampir tanpa henti sejak Kamis (24/9) sore waktu setempat, yang memicu genangan banjir di ruas-ruas jalanan dan membuat air di kanal-kanal Bangkok meluap hingga masuk ke banyak rumah serta restoran yang ada di tepiannya.

ADVERTISEMENT

"Air terus masuk. Sulit untuk keluar rumah sekarang. Ketinggian air sudah mencapai pinggang saya," ujar Somkid Pheuk-ngam (67), seorang pedagang yang tinggal di dekat kanal di sebelah utara pusat kota Bangkok.

"Saya tidak bisa pergi ke mana-mana. Saya sudah menutup toko selama dua hari ini," katanya kepada AFP.

Somkid menuturkan bahwa dirinya sering mengalami banjir. "Menurut saya, kali ini lebih parah daripada banjir tahun 2011," ucapnya.

Dalam pernyataan via media sosial, Sittipunt mengatakan bahwa wilayah timur kota Bangkok menjadi area paling terdampak banjir. Dia memperingatkan adanya prakiraan hujan lebih lanjut.

"Hujan terus mengguyur dan kami berupaya semaksimal mungkin. Kami berusaha memompa air keluar, tetapi kanal-kanal sudah penuh," ujarnya.

"Area-area yang berisiko adalah kawasan di dekat kanal. Setiap kanal saat ini sudah penuh," kata Gubernur Bangkok itu, mengimbau warga untuk memindahkan kendaraan mereka ke tempat yang lebih tinggi.

Dia juga mengimbau para pasien yang terbaring di tempat tidur dan bergantung pada peralatan medis penunjang kehidupan untuk mempertimbangkan tinggal sementara di rumah sakit.

Banjir besar melanda Thailand pada tahun 2011 lalu, hingga menewaskan lebih dari 500 orang dan merusak jutaan rumah.

Tonton juga video "Akses Jalan Nasional Padang-Solok Kembali Dibuka Pasca Banjir Bandang"

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini