Serangan terhadap sebuah kapal kargo di Selat Hormuz menewaskan seorang pelaut India menurut keterangan otoritas Oman dan India. Pihak India mengecam serangan-serangan yang terus terjadi di jalur pelayaran vital tersebut.
Dilansir AFP, Kamis (24/9/2026), sejak dimulainya perang di Timur Tengah, Iran berupaya menegakkan kendali atas jalur maritim bagi minyak dan gas Teluk, serta sesekali menyerang kapal-kapal yang dituduh gagal berkoordinasi dengan otoritas Iran atau menyimpang dari rute yang ditetapkan.
Sebagai tindakan balasan, Amerika Serikat (AS) menerapkan blokade tandingan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan melancarkan serangan terhadap kapal-kapal yang dianggap tidak mematuhi aturan.
Pusat Keamanan Maritim Oman menyatakan bahwa kapal Cape Dao berbendera Antigua dan Barbuda diserang pada jarak 2,5 mil laut dari lepas pantai negara itu, yang "menyebabkan kebakaran di ruang mesin dan mengakibatkan tewasnya seorang awak kapal".
Sebanyak dua puluh tujuh awak kapal dievakuasi oleh angkatan laut Oman, tambah pernyataan tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri India mengecam serangan terhadap Cape Dao--yang menyebabkan "seorang warga negara India kehilangan nyawanya secara tragis"--serta mendesak pihak-pihak yang bertikai untuk kembali ke meja perundingan.
(rfs/rfs)