Pelautnya Tewas dalam Serangan di Selat Hormuz, India Meradang

Pelautnya Tewas dalam Serangan di Selat Hormuz, India Meradang

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 24 Sep 2026 05:43 WIB
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas pada awal September 2026. Perselisihan kedua negara meningkat di tengah konflik dan tekanan terkait Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi salah satu titik paling sensitif dalam hubungan
Perselisihan Iran dan AS meningkat di tengah konflik dan tekanan terkait Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi salah satu titik paling sensitif dalam hubungan Iran-AS. (REUTERS)
Jakarta -

Serangan terhadap sebuah kapal kargo di Selat Hormuz menewaskan seorang pelaut India menurut keterangan otoritas Oman dan India. Pihak India mengecam serangan-serangan yang terus terjadi di jalur pelayaran vital tersebut.

Dilansir AFP, Kamis (24/9/2026), sejak dimulainya perang di Timur Tengah, Iran berupaya menegakkan kendali atas jalur maritim bagi minyak dan gas Teluk, serta sesekali menyerang kapal-kapal yang dituduh gagal berkoordinasi dengan otoritas Iran atau menyimpang dari rute yang ditetapkan.

Sebagai tindakan balasan, Amerika Serikat (AS) menerapkan blokade tandingan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan melancarkan serangan terhadap kapal-kapal yang dianggap tidak mematuhi aturan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pusat Keamanan Maritim Oman menyatakan bahwa kapal Cape Dao berbendera Antigua dan Barbuda diserang pada jarak 2,5 mil laut dari lepas pantai negara itu, yang "menyebabkan kebakaran di ruang mesin dan mengakibatkan tewasnya seorang awak kapal".

ADVERTISEMENT

Sebanyak dua puluh tujuh awak kapal dievakuasi oleh angkatan laut Oman, tambah pernyataan tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri India mengecam serangan terhadap Cape Dao--yang menyebabkan "seorang warga negara India kehilangan nyawanya secara tragis"--serta mendesak pihak-pihak yang bertikai untuk kembali ke meja perundingan.

"Penargetan terhadap pelayaran komersial, pelaut, dan infrastruktur sipil di kawasan ini harus dihentikan, dan kebebasan navigasi serta perdagangan tanpa hambatan melalui jalur air internasional di kawasan ini harus segera dipulihkan," tambah pernyataan itu.

India merupakan salah satu penyumbang pelaut terbesar bagi industri pelayaran niaga dunia, dan sejumlah pelautnya telah tewas dalam berbagai serangan di Selat Hormuz sejak perang Timur Tengah meletus.

Oman terletak di seberang Selat Hormuz dari Iran, dan kapal-kapal yang berupaya menghindari pembatasan yang diberlakukan Teheran belakangan ini kerap mengambil rute yang menyusuri garis pantai Oman.

Simak juga Video 'Selat Hormuz Masih Ditutup, Iran: Pesan-Syarat Kami ke AS Tegas':

Halaman 2 dari 2
(rfs/rfs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini