Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membahas Gaza dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Trump sempat menyebut nama Indonesia saat berterima kasih kepada negara-negara yang bersedia untuk berkontribusi bagi pemulihan Jalur Gaza.
Trump, seperti dilansir ABC News, Rabu (23/9/2026), membahas banyak topik dan isu dalam pidato terbarunya di hadapan Majelis Umum PBB yang menggelar sidang tahunan ke-81 di markas besar PBB di New York.
Dalam salah satu bagian pidato yang disampaikan pada Selasa (22/9), Trump membahas soal situasi Jalur Gaza dan menyinggung peran dirinya dalam mengakhiri perang di daerah kantong Palestina tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setahun yang lalu, saat saya berbicara di hadapan para pemimpin hebat di ruangan ini, perang di Gaza masih berkecamuk dengan brutal. Para sandera masih berada jauh di dalam terowongan Hamas dan tidak ada tanda-tanda penyelesaian. Situasi itu seolah takkan pernah bisa diselesaikan," ucapnya.
"Namun di sela-sela Sidang Umum ini, kita mengambil langkah-langkah awal. Hal itu mengubah segalanya. Beberapa minggu kemudian, kita mengakhiri perang di Gaza dan menyelamatkan ribuan nyawa," kata Trump dalam pidatonya.
"Kita juga berhasil memulangkan seluruh sandera yang tersisa, baik yang masih hidup maupun yang telah tewas. Semuanya dari mereka, Terima kasih," ujarnya, yang disambut tepuk tangan.
Trump kemudian mengucapkan terima kasih atas peran berbagai pihak dalam mengakhiri perang di Gaza. Dia berterima kasih kepada Dewan Keamanan PBB karena mendukung Rencana Perdamaian Gaza yang digagasnya.
"Dan atas persetujuan resmi terhadap Dewan Perdamaian (Board of Peace)," ucap Presiden AS tersebut.
Trump memuji Dewan Perdamaian sebagai "sekelompok orang yang sangat penting", dan membanggakan sebanyak 30 negara yang telah bergabung dengan dewan yang dipimpinnya sendiri itu.
Dia kemudian berterima kasih kepada negara-negara anggota Dewan Perdamaian yang menyumbangkan dana miliaran dolar AS untuk upaya pembangunan kembali Gaza. Dia menyebut beberapa negara yang berkontribusi seperti Qatar, Kuwait, Arab Saudi hingga Turki, dan banyak negara lainnya.
Selanjutnya, Trump mengucapkan terima kasih kepada negara-negara yang berkomitmen untuk mengerahkan pasukan dan pelatihan untuk Gaza. Presiden AS itu menyebut nama Indonesia sebagai salah satu negara yang berkomitmen.
"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berkomitmen mengerahkan pasukan, personel kepolisian, dan memberikan pelatihan untuk membantu menstabilkan situasi di Gaza, termasuk Indonesia, Maroko, Albania, Kosovo, Kazakhstan, Mesir, Yordania, dan lainnya," kata Trump dalam pidatonya.
Tonton juga video "Trump Bertemu Mediator, Sebut Ada Momentum Kesepakatan dengan Iran"










































