Presiden AS Donald Trump mengatakan dia harus mengambil keputusan besar terkait Iran. Ia menggambarkannya sebagai pilihan antara mencapai kesepakatan atau menghancurkan Iran.
"Akankah kesepakatan dicapai dengan Iran yang memungkinkan mereka bangkit kembali dan membangun negara yang jauh lebih hebat daripada sebelumnya-mungkin salah satu yang terhebat di Timur Tengah atau bahkan di dunia?" tanya Trump, dilansir CNN, Rabu (23/9/2026).
"Atau haruskah saya menghancurkan Republik Islam itu dengan cepat, tanpa pernah memberi mereka kesempatan untuk membunuh serta menghancurkan orang dan negara lagi?" tanya Trump lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu disampaikan Trump saat berpidato di hadapan Majelis Umum PBB. Trump juga mengancam akan mencampakkan Iran ke neraka tanpa peluang untuk selamat.
"Haruskah saya mencampakkan mereka ke neraka tanpa peluang untuk bertahan hidup dan tanpa harapan akan kejayaan atau kelangsungan generasi di masa depan?" tanya Trump lagi.
Trump meyakini kesepakatan akan mencapai setelah pemilihan umum sela AS pada bulan November. Trump mengisyaratkan saat ini Teheran sedang menunda langkah.
Baca juga: Trump di PBB: Saya Telah Wujudkan Perdamaian |
"Mereka menunggu untuk melihat bagaimana hasil saya dalam pemilihan umum sela. Yang tidak mereka sadari adalah bahwa saya tidak mencalonkan diri," ujar Trump.
Trump mengatakan tidak bertarung dalam Pemilu Sela AS, namun akan membantu Partai Republik dalam pemilu. Menurut Trump, ia tidak ingin mengaitkan masalah Iran ke dalam pemilu tersebut.
"Partai Republiklah yang bertarung dalam pemilihan, dan saya akan membantu mereka. Namun, saya sendiri tidak mencalonkan diri. Saya sama sekali tidak mengaitkan dan tidak akan mengaitkan pemilihan umum tersebut dengan masalah Iran. Hal itu bahkan tidak terlintas di benak saya. Satu-satunya hal yang menjadi perhatian saya adalah bahwa Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," tambahnya.
Lebih lanjut, Trump juga menyampaikan terima kasih kepada Dewan Keamanan PBB "karena telah memberikan suara mayoritas mutlak untuk mengesahkan resolusi yang mengecam serangan teroris keji Iran terhadap kapal-kapal komersial."
"Kini kita harus bersatu dengan cara yang sama dalam mempertahankan tekanan," tambahnya.
Simak Video 'Trump Bertemu Mediator, Sebut Ada Momentum Kesepakatan dengan Iran':
(yld/dek)









































