Sebuah jet tempur F-16 milik Amerika Serikat (AS) jatuh di pangkalan udara Amerika yang ada di wilayah Jerman bagian barat. Beruntung, pilot jet tempur AS itu berhasil melontarkan diri keluar dari pesawat, namun mengalami luka-luka.
Insiden melibatkan jet tempur canggih buatan AS tersebut, seperti dilansir AFP, Rabu (23/9/2026), dilaporkan oleh Angkatan Udara AS dan otoritas Jerman.
Kecelakaan jet tempur F-16 itu disebut terjadi di Pangkalan Udara Spangdahlem di negara bagian Rhineland-Palatinate, Jerman, pada Selasa (22/9) siang, sekitar pukul 14.30 waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pilot berhasil melontarkan diri dengan selamat dan sedang menerima perawatan medis," demikian pernyataan Pangkalan Udara Spangdahlem.
Otoritas setempat mengonfirmasi satu orang mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Penyebab jatuhnya jet tempur F-16 itu belum diketahui secara jelas.
Para pejabat AS, yang enggan disebut namanya, mengatakan bahwa insiden tersebut sedang dalam penyelidikan.
Pangkalan Udara Spangdahlem merupakan markas bagi Sayap Tempur ke-52 Angkatan Udara AS.
Sayap tempur itu bertugas menyediakan kekuatan udara dan dukungan bagi operasi aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di kawasan Eropa dan sekitarnya.
(nvc/dhn)









































