Heboh Rumor Xi Jinping Pingsan di KTT BRICS

Heboh Rumor Xi Jinping Pingsan di KTT BRICS

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 17 Sep 2026 13:33 WIB
Presiden China Xi Jinping saat menghadiri KTT BRICS di India (dok. via REUTERS/Alexander Kazakov)
Presiden China Xi Jinping saat menghadiri KTT BRICS di India (dok. via REUTERS/Alexander Kazakov)
Beijing -

Spekulasi mengenai kondisi kesehatan Presiden China Xi Jinping beredar, setelah klaim aktivis politik China yang berbasis di Amerika Serikat (AS) menyebutkan Xi sedang sakit saat menghadiri KTT BRICS di India. Dirumorkan bahwa Xi sempat pingsan dan kemudian mengalami stroke.

Spekulasi dan rumor soal kesehatan Xi itu, seperti dilansir The Times of India dan News.com.au, Kamis (17/9/2026), dilontarkan oleh Xie Wanjun, yang merupakan Ketua Partai Demokrasi China, yang didirikan tahun 1998 dan telah ditetapkan sebagai kelompok politik terlarang.

Xie yang kabur dari China dan kini tinggal AS, merupakan salah satu aktivis politik China atau disebut "pembangkang" oleh Beijing. Dia merupakan salah satu mahasiswa yang terlibat langsung dalam unjuk rasa di Alun-alun Tiananmen tahun 1989 silam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rentetan postingan via media sosial X pada Rabu (16/9), Xie melontarkan serangkaian klaim mengenai kondisi kesehatan Xi yang disebutnya memburuk. Dia menyebut bahwa Xi diterbangkan kembali ke Beijing lebih awal untuk menjalani perawatan medis darurat di "Rumah Sakit 301", yang merujuk pada Rumah Sakit Umum Tentara Pembebasan Rakyat. Diklaim oleh Xie bahwa Presiden China itu menjalani operasi dan dipantau kondisinya di unit perawatan intensif (ICU).

Postingan-postingan Xie itu belum diverifikasi secara independen, dengan salah satu postingan itu disertai community note oleh X yang menandai klaim tersebut sebagai informasi yang tidak sesuai dengan fakta.

ADVERTISEMENT

Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah China terhadap klaim Xie tersebut. Tidak bisa diketahui kebenarannya soal apakah Xi benar-benar pingsan, mengalami stroke, atau dirawat di rumah sakit.

Kunjungan Xi ke India yang hanya berlangsung singkat, yakni selama 24 jam ini, sempat memicu pertanyaan. Tidak hanya meninggalkan KTT lebih awal, Xi juga tidak menghadiri jamuan makan malam resmi yang digelar Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi pada 12 September lalu.

Beijing tidak memberikan alasan resmi untuk ketidakhadiran Xi. Namun laporan pada saat itu menyebutkan bahwa Xi kembali ke hotel untuk beristirahat setelah hari yang sibuk.

Insiden kecil lainnya sempat menarik perhatian saat Modi menyampaikan pidato pembukaan dalam KTT tersebut. Rekaman video yang beredar memperlihatkan Modi tiba-tiba menoleh ke arah delegasi China dan bertanya "Apakah semuanya baik-baik saja?".

Xi tampak memberikan respons sebelum Modi melanjutkan pidatonya. Momen itu terjadi sebelum Xi absen dari jamuan makan malam.

Xi Jinping Disebut Sempat Pingsan, Alami Stroke

Dalam postingannya, Xie menyampaikan argumen bahwa Xi pulang lebih awal dari India karena kondisi kesehatannya buruk saat menghadiri KTT BRICS.

"Bahkan sebelum KTT BRICS berakhir, Xi Jinping telah mengakhiri kunjungannya ke India dan kembali ke Beijing lebih awal dari jadwal,"tulis Xie.

"Ketika menaiki pesawat, Xi Jinping tampak kesulitan berjalan, langkahnya terhuyung, tubuhnya berulang kali condong ke arah kiri," ujarnya, sembari membagikan rekaman yang memperlihatkan pemimpin China berusia 71 tahun itu sedang menaiki tangga pesawat.

"Semua ini mengisyaratkan bahwa Xi Jinping sudah lanjut usia, dan rezimnya adalah rezim yang sedang sekarat," sebutnya.

Lebih lanjut, Xie mengklaim Xi sempat pingsan selama KTT BRICS berlangsung dan terbang kembali ke China menggunakan pesawat khusus untuk menjalani perawatan medis.

"Setibanya pesawat di bandara Beijing, otoritas Beijing tidak mengerahkan rombongan pejabat untuk menyambutnya, juga tidak menggelar upacara penyambutan. Sebaliknya, sebuah helikopter militer digunakan untuk membawa Xi Jinping langsung ke Rumah Sakit 301 Beijing untuk penanganan darurat," klaimnya.

"Kabarnya, setelah diperiksa oleh tim ahli di Rumah Sakit 301 Beijing, Xi Jinping didiagnosis menderita stroke iskemik parah, yakni transient cerebral infarction," imbuh Xie dalam klaimnya.

Dia juga menambahkan bahwa Xi menolak dirawat di rumah sakit India dan memilih pulang ke Beijing karena khawatir pihak India akan mengetahui informasi mengenai kondisi kesehatannya.

Perlu dicatat bahwa tidak satu pun dari klaim Xie tersebut telah diverifikasi secara independen. Belum ada konfirmasi resmi dari Beijing maupun New Delhi soal kondisi kesehatan Xi selama menghadiri KTT BRICS, termasuk klaim soal dia jatuh pingsan atau mengalami stroke.

Saksikan Live DetikSore :

Tonton juga video "Prabowo Ngobrol Akrab Bareng Putin, Xi, dan Modi Jelang KTT BRICS"

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini