Alert! Arab Saudi Keluarkan Peringatan Potensi Serangan di Mekkah

Alert! Arab Saudi Keluarkan Peringatan Potensi Serangan di Mekkah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 15 Sep 2026 17:51 WIB
Ilustrasi bendera Arab Saudi (Foto: AFP/OZAN KOSE)
Ilustrasi bendera Arab Saudi (Foto: AFP/OZAN KOSE)
Jakarta -

Otoritas Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat pada hari Selasa (15/9) yang memperingatkan adanya potensi serangan di kota suci Mekkah, kota Jeddah dan Taif di bagian barat negara itu. Warga pun diserukan untuk mencari perlindungan dan mengikuti instruksi keselamatan resmi.

Peringatan tersebut dikeluarkan melalui Platform Peringatan Dini Nasional untuk Keadaan Darurat, menurut Badan Pertahanan Sipil Saudi, dilansir Anadolu Agency, Selasa (15/9/2026).

Pihak berwenang tidak merinci sifat dari potensi bahaya tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga diimbau untuk tetap tenang dan segera pindah ke tempat aman terdekat, sebaiknya di dalam gedung atau ruangan dalam yang jauh dari jendela, dan tetap di sana sampai bahaya berlalu.

ADVERTISEMENT

Badan Pertahanan Sipil juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi area terbuka, jendela, balkon, dan atap. Sementara mereka yang berada di luar ruangan diminta untuk masuk ke gedung terdekat atau berlindung di balik penghalang yang kokoh.

Para pengemudi yang menerima peringatan tersebut diinstruksikan untuk menepi, jauh dari jembatan dan gedung-gedung tinggi. Sementara masyarakat diimbau untuk menghindari kerumunan dan area berbahaya, serta mengikuti instruksi melalui saluran resmi.

Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya bentrokan antara Arab Saudi dan kelompok pemberontak Houthi di Yaman, yang telah melakukan serangkaian serangan rudal dan drone terhadap kota-kota dan infrastruktur Saudi dalam beberapa hari terakhir.

Juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Brigadir Jenderal Turki al-Malki, mengonfirmasi pada Selasa (15/9) bahwa serangan rudal dan drone Houthi, yang disebutnya sebagai serangan terkoordinasi, menargetkan wilayah Khamis Mushait, Abha dan Taif. Sedikitnya 13 orang luka-luka dalam rentetan serangan Houthi tersebut.

Koalisi pimpinan Saudi, seperti dilansir AFP dan TRT World, Selasa (15/9/2026), menegaskan bahwa pihaknya akan menanggapi serangan-serangan tersebut "dengan tegas demi melindungi kedaulatan Kerajaan".

Koalisi mengatakan bahwa mereka akan mengambil "segala langkah operasional yang diperlukan untuk menangkal pendekatan yang bermusuhan dan ekstremis ini".

Simak juga Video Presiden Iran: Kami Tidak Sedang Berperang dengan Arab Saudi

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini