×
Ad

Menara Eiffel Ditutup gegara Aksi Protes Pemindahan Staf Perempuan

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 08 Sep 2026 09:02 WIB
Ilustrasi Menara Eiffel, Paris, Perancis. (Foto: Getty Images/Pawel Libera)
Jakarta -

Menara Eiffel ditutup akibat aksi mogok kerja staf yang memprotes pemindahan rekan kerja perempuan saat kunjungan kelompok keagamaan Hindu. Staf Menara Eiffel mengecam instruksi yang meminta pekerja perempuan tidak menampakkan diri demi menyambut delegasi kelompok keagamaan Hindu.

Dilansir AFP, Selasa (8/9/2026), kunjungan tersebut berlangsung pada hari yang sama dengan acara prosesi perahu budaya di Sungai Seine yang diselenggarakan oleh gerakan spiritual Bochasanwasi Akshar Purushottam Swaminarayan Sanstha (BAPS).

Staf Menara Eiffel mengecam instruksi yang membuat karyawan perempuan disingkirkan, digantikan, dan dibuat tidak terlihat karena jenis kelamin selama kunjungan delegasi tersebut.

"Instruksi diberikan kepada karyawan perempuan Menara Eiffel maupun karyawan perempuan dari pihak kontraktor untuk tidak menampakkan diri demi menyambut delegasi ini," ujar staf dalam pernyataan mereka.

"Beberapa diminta meninggalkan pos mereka dan pindah ke area lain. Di sejumlah pos, mereka digantikan oleh laki-laki. Selain itu, seluruh karyawan perempuan diinstruksikan untuk tidak melewati atau melintasi area tertentu selama delegasi tersebut berada di lokasi," sambungnya.

Sementara itu, perusahaan pengelola ikon kota Paris tersebut, SETE, mengakui delegasi Hindu itu meminta agar kunjungan diatur sedemikian rupa untuk membatasi interaksi dengan perempuan dan menyatakan bahwa "kondisi-kondisi tersebut seharusnya tidak diterima".

"(Kondisi-kondisi itu) tidak sejalan dengan nilai-nilai SETE maupun prinsip kesetaraan antara laki-laki dan perempuan," ungkap perusahaan tersebut, seraya berjanji untuk menerima "konsekuensinya".

"Hal itu jelas bukan praktik yang dapat diterima," ujar presiden SETE, Ariel Weil, yang juga merupakan pejabat terpilih dari Partai Sosialis di Paris.

"Saya menegaskan kembali komitmen Menara Eiffel terhadap nilai-nilai republik serta kesetaraan antara laki-laki dan perempuan," tambahnya.

Wakil Wali Kota Paris dari Partai Sosialis, Emmanuel Gregoire, menyatakan melalui akun X, tindakan manajemen Menara yang menyetujui persyaratan delegasi tersebut adalah hal yang "tidak dapat diterima". Ia menambahkan penyelidikan akan segera dilakukan.

Simak juga Video 'Suhu Tembus 40,9'C, Turis Kelimpungan di Paris':




(yld/fca)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork