×
Ad

Penyebab Pesawat Tabrak Mobil hingga 5 Orang Tewas di Miami Diselidiki

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 07 Sep 2026 11:07 WIB
Pesawat kargo Amazon Prime Air keluar dari landasan usai tergelincir dan menabrak mobil di Bandara Internasional Miami, AS, pada Minggu (6/9) waktu setempat (REUTERS/Marco Bello)
Miami -

Otoritas Amerika Serikat (AS) sedang menyelidiki penyebab tergelincirnya sebuah pesawat kargo jenis Boeing 767 milik Amazon di Bandara Internasional Miami, hingga menabrak sejumlah mobil dan terbakar. Insiden ini menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai lima orang lainnya.

Kepala dinas pemadam kebakaran area Miami-Dade County, Ray Jadallah, mengatakan kepada wartawan bahwa selain menewaskan lima orang, sebanyak tiga orang lainnya dilarikan ke pusat penanganan trauma dalam "kondisi kritis" dan dua orang lainnya sedang menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

Rekaman video yang beredar, seperti dilansir AFP, Senin (7/9/2026), menunjukkan asap tebal membubung dari bangkai pesawat Boeing 767 berwarna biru-putih tersebut, sesaat setelah pesawat mendarat pada Minggu (6/9) siang, sekitar pukul 13.58 waktu setempat dari Puerto Rico.

Jadallah menuturkan bahwa pesawat kargo yang beroperasi sebagai penerbangan Prime Air 2598 itu "terbakar" akibat kecelakaan tersebut. Dia juga menyebut bahwa "pesawat memang menabrak beberapa kendaraan", yang mengakibatkan "beberapa korban terjebak di dalam kendaraan-kendaraan tersebut".

Jadallah mengatakan bahwa dibutuhkan "proses evakuasi yang rumit oleh tim penyelamat teknis", termasuk "operasi pencarian dan penyelamatan terhadap pilot dan kopilot yang terjebak di dalam pesawat".

Tidak dijelaskan lebih lanjut oleh Jadallah soal apakah pilot dan kopilot pesawat kargo itu selamat. Identitas kelima korban tewas belum diungkap ke publik.

Dia hanya mengatakan bahwa "sebanyak 60 unit kendaraan pemadam kendaraan" dan hampir 200 personel dari Dinas Pemadam Kebakaran Miami-Dade dikerahkan untuk melakukan "operasi pencarian dan penyelamatan, serta pemadaman api".

"Penyebab pasti insiden ini akan ditentukan oleh FAA dan NTSB," kata Jadallah dalam pernyataannya, merujuk pada Otoritas Penerbangan Federal dan Badan Keselamatan Transportasi Nasional.




(nvc/dhn)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork