Bentrokan berdarah terjadi antara kelompok pemberontak Houthi dan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi. Total sedikitnya 81 orang tewas dari kedua kubu dalam bentrokan sengit tersebut.
Bentrokan tersebut, seperti dilansir AFP, Jumat (4/9/2026), terjadi saat kelompok pemberontak yang didukung oleh Iran itu, berupaya menyerbu wilayah Yaman yang berbatasan dengan titik krusial di Laut Merah yang strategis.
Pertempuran yang pecah pada pada Kamis (3/9) waktu setempat itu, terjadi setelah Houthi melancarkan serangan darat, bersama serangan roket dan drone, di dekat wilayah pesisir Yaman, dalam upaya memperebutkan kendali atas Selat Bab al-Mandeb -- jalur perairan sempit di gerbang masuk bagian selatan Laut Merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Houthi telah berulang kali menyerang kapal-kapal milik Arab Saudi di Laut Merah dalam beberapa pekan terakhir. Laut Merah menjadi jalur alternatif bagi ekspor minyak, setelah Iran hampir sepenuhnya menghentikan lalu lintas pelayaran dari kawasan Teluk dengan memblokade terhadap Selat Hormuz.
Kini, kelompok Houthi berupaya memperkuat cengkeraman mereka atas salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, yang telah mereka ganggu melalui serangan terhadap kapal-kapal yang melintas sejak perang Gaza pecah pada Oktober 2023.
Serangan-serangan Houthi, menurut sejumlah sumber militer yang berbicara kepada AFP, bertujuan untuk memutus akses ke kota pelabuhan Mokha yang dikuasai pemerintah Yaman -- yang telah digempur selama berminggu-minggu -- dan bergerak maju ke area yang berbatasan dengan Selat Bab al-Mandeb.
Dilaporkan seorang sumber militer dan pejabat Taiz yang enggan disebut namanya bahwa kelompok pemberontak telah merebut posisi-posisi di dataran tinggi yang menghadap ke posisi pasukan pemerintah di dekat Laut Merah, kota pesisir Khokha, dan kota Taiz yang terletak lebih jauh ke pedalaman.
Houthi dinilai dapat menargetkan kapal-kapal di Laut Merah dari posisi-posisi dataran tinggi tersebut.
Seorang pejabat militer di area pesisir Yaman melaporkan bahwa 24 personelnya tewas, sedangkan pejabat lainnya di area Taiz menyebutkan ada 15 korban jiwa di sana.
Sementara menurut keterangan sumber medis di wilayah yang dikuasai Houthi, setidaknya 42 petempur Houthi juga tewas.
Tonton juga video "1 WNI Tewas Usai Diserang Houthi di Selat Bab el-Mandeb"










































