Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperluas ancaman militer terhadap Iran, setelah negara itu menggempur peluncur roket Teheran di Pulau Larak pada Minggu (30/8). Trump sesumbar mengatakan bahwa Pulau Kharg, yang menjadi terminal ekspor minyak utama Iran, "akan diledakkan".
Ancaman terbaru itu, seperti dilansir CNBC, Senin (31/8/2026), dilontarkan Trump dalam pernyataan via akun media sosial Truth Social miliknya. Presiden AS ini bahkan menyertakan sebuah video, yang diduga AI-generated, yang menunjukkan rentetan ledakan dahsyat di pusat energi Iran tersebut.
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (31/8/2026):
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Lebih dari 4.000 Orang Belum Ditemukan Usai Banjir Bandang Nepal
Jumlah korban jiwa akibat banjir bandang dahsyat di Nepal telah bertambah menjadi sedikitnya 903 orang. Sementara jumlah orang hilang di Nepal melonjak menjadi 4.247, kata otoritas penanggulangan bencana negara tersebut pada hari Senin (31/8), saat upaya penyelamatan memasuki hari keenam.
Media pemerintah China sebelumnya mengkonfirmasi 16 orang tewas dan 546 orang hilang di Tibet setelah bencana yang terjadi pada hari Rabu tersebut, sehingga jumlah korban tewas secara keseluruhan di Nepal dan Tibet saat ini menjadi 919 orang dan 4.793 orang belum ditemukan.
Daftar orang hilang di Nepal termasuk 592 warga asing.
- Eks Presiden Venezuela Posting Foto Pertamanya Sejak Ditangkap AS
Mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, membagikan foto dirinya untuk pertama kalinya sejak dia ditangkap dan dibawa ke Amerika Serikat pada Januari lalu. Dia pun menyampaikan sikap menantang dan keteguhannya saat menunggu persidangan di fasilitas federal AS dengan keamanan tinggi.
"Saya ingin kalian tahu bahwa kami berdiri teguh, hati kami dipenuhi dengan cinta kalian," tulis Maduro di media sosial X dan Telegram, dilansir Anadolu Agency, Senin (31/8/2026).
Dalam foto yang diunggah pada Minggu, 30 Agustus 2026 tersebut, Maduro terlihat mengenakan pakaian olahraga abu-abu. Ia juga tampak mengalami penurunan berat badan yang cukup signifikan sejak penangkapannya.
- Mendidih! Iran Serang Pangkalan AS di Uni Emirat Arab
Militer Iran mengumumkan pasukannya telah menyerang sebuah pangkalan udara yang menampung pasukan Amerika Serikat (AS) di Uni Emirat Arab (UEA), pada Senin (31/8) dini hari, dengan menggunakan sejumlah drone. Serangan ini dilancarkan setelah Teheran dilanda serangan terbaru Washington.
Dalam pernyataannya, seperti dikutip televisi pemerintah Iran dan dilansir Reuters, Senin (31/8/2026), militer Iran mengatakan bahwa pasukannya menargetkan Pangkalan Udara Al Minhad di UEA dengan sejumlah drone.
Militer Iran mengatakan bahwa serangan tersebut menargetkan lokasi-lokasi di pangkalan udara tersebut, yang menjadi tempat pasukan dan helikopter militer AS ditempatkan.
- Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, 15 Orang Hilang
Sekitar 15 orang dilaporkan hilang usai banjir bandang yang menerjang kawasan Taman Nasional Grand Canyon di Arizona, Amerika Serikat.
Rekaman video yang diambil oleh para pendaki menunjukkan aliran air berlumpur yang deras melewati jalan setapak dan di bawah jembatan penyeberangan, serta kayu gelondongan dan puing-puing lainnya yang hanyut di sungai yang meluap, disertai dengan suara gemuruh yang samar.
Banjir melanda daerah Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch pada hari Sabtu lalu, kata Dinas Taman Nasional AS dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Senin (31/8/2026). Mereka menambahkan bahwa mereka bekerja sama dengan pihak berwenang Arizona untuk mengevakuasi orang-orang dan mencari orang-orang yang hilang.
- Memanas, Trump Ancam Hancur Leburkan Pulau Kharg Iran!
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperluas ancaman militer terhadap Iran, setelah negara itu menggempur peluncur roket Teheran di Pulau Larak pada Minggu (30/8). Trump sesumbar mengatakan bahwa Pulau Kharg, yang menjadi terminal ekspor minyak utama Iran, "akan diledakkan".
Ancaman terbaru itu, seperti dilansir CNBC, Senin (31/8/2026), dilontarkan Trump dalam pernyataan via akun media sosial Truth Social miliknya. Presiden AS ini bahkan menyertakan sebuah video, yang diduga AI-generated, yang menunjukkan rentetan ledakan dahsyat di pusat energi Iran tersebut.
"Pulau Kharg sedang diledakkan hingga hancur lebur!!! Presiden DJT" tulis Trump dalam postingannya tersebut, menambahkan inisial namanya di akhir postingan. Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai hal tersebut.
Simak Video 'Iran Sejatinya Gamau Perang, Tapi Akan Melawan Jika Diserang':










































