Sebanyak 620 drone Ukraina diluncurkan menuju wilayah Moskow, ibu kota Rusia sepanjang Senin (17/8) malam waktu setempat. Pejabat Rusia mengatakan bahwa beberapa orang terluka dan beberapa bangunan terkena serangan drone tersebut.
Dengan pembicaraan yang terhenti, Ukraina dan Rusia secara signifikan meningkatkan serangan jarak jauh, menyebabkan jumlah korban sipil ke tingkat tertinggi sejak bulan-bulan pertama perang pada tahun 2022.
Pertahanan udara Rusia menghancurkan lebih dari 180 drone di atas wilayah Moskow, kata Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin di platform MAX, dilansir kantor berita AFP, Selasa (18/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan drone tersebut melukai tiga orang, termasuk seorang anak perempuan berusia 10 tahun, kata Gubernur wilayah Moskow Andrey Vorobyov di Telegram.
"Malam ini dan pagi ini, pasukan pertahanan udara berhasil memukul mundur serangan drone skala besar di wilayah Moskow," katanya.
Sebuah drone juga menghantam gudang di sebelah timur Moskow milik raksasa e-commerce Wildberries.
"Kompleks logistik perusahaan di wilayah Moskow mengalami kerusakan ringan akibat serangan tersebut. Puing-puing menghantam dinding bangunan," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.
Ukraina telah menyerang beberapa gudang Wildberries dalam beberapa pekan terakhir, dengan alasan perusahaan tersebut memasok komponen untuk drone Rusia.
Sementara itu, serangan terbaru Rusia terhadap sebuah desa di wilayah Kharkiv di timur laut Ukraina menewaskan 10 orang.
Pasukan Rusia "melakukan serangan roket ke Pechenigy", sebuah desa sekitar 40 kilometer (25 mil) dari perbatasan Rusia, tulis gubernur wilayah Kharkiv, Oleg Synegubov di media sosial.
Informasi awal, 10 orang tewas, dan 17 orang luka-luka.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan di media sosial bahwa serangan tersebut terjadi di persimpangan jalan yang sibuk, "sebuah lokasi dengan kantor pos dan pertokoan, dikelilingi oleh bangunan tempat tinggal".
"Kami pasti akan merespons serangan Rusia ini. Dan sama pentingnya bahwa mitra-mitra kami juga melengkapi... tanggapan kami dengan tindakan mereka sendiri untuk memberikan tekanan pada Rusia dan mendukung Ukraina," kata Zelensky.
Wilayah Kharkiv - yang sebagian diduduki pasukan Rusia - terkena dampak paling parah sejak Moskow menginvasi Ukraina pada Februari 2022.
Lihat juga Video: Detik-detik Tutup Tangki Kilang Minyak Moskow Terpental Diserang Ukraina










































