Tegang! Jet Tempur NATO Tembak Jatuh Drone di Latvia

Tegang! Jet Tempur NATO Tembak Jatuh Drone di Latvia

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 14 Agu 2026 16:59 WIB
Ilustrasi -- Jet tempur Eurofighter (dok. Getty Images)
Ilustrasi -- Jet tempur Eurofighter (dok. Getty Images)
Riga -

Aliansi militer Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik (NATO) mengerahkan sejumlah jet tempur untuk menembak jatuh sebuah drone asing yang terdeteksi masuk ke wilayah udara Latvia, salah satu anggota aliansi itu.

Sumber atau asal negara dari drone yang ditembak jatuh di Latvia pada hari Jumat (14/8) itu belum diketahui secara jelas. Latvia menjadi negara anggota NATO sejak tahun 2004 lalu.

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa dua jet tempur Eurofighter Italia dikerahkan hari ini sebagai respons terhadap keberadaan sebuah drone di wilayah udara Latvia," kata seorang juru bicara NATO, dilansir AFP, Jumat (14/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Salah satu jet tempur Eurofighter itu menembak jatuh drone tersebut," ujarnya.

"Dua jet tempur F-16 Turki juga dikerahkan," imbuh juru bicara NATO tersebut. "Semua pesawat beroperasi di bawah komando NATO," ujarnya.

NATO telah meluncurkan penyelidikan terhadap insiden tersebut. "Penyelidikan sedang berlangsung," ucap juru bicara NATO tersebut.

Terdeteksinya drone asing di wilayah udara negara anggota NATO ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran di Eropa mengenai aktivitas drone tanpa izin, terutama di sepanjang sisi timur aliansi militer tersebut, yang berbatasan dengan Rusia yang masih berperang terhadap Ukraina.

Baik Moskow maupun Kyiv sama-sama mengandalkan drone untuk melancarkan serangan dalam konflik yang terus berlangsung selama empat tahun ini.

Pernyataan juru bicara NATO itu mengonfirmasi keterangan Kementerian Pertahanan Latvia yang sebelumnya mengatakan via media sosial X bahwa "jet tempur NATO telah berhasil menembak jatuh drone asing yang memasuki wilayah Latvia akibat perang elektromagnetik Rusia".

Latvia yang merupakan anggota Uni Eropa dan NATO ini berbatasan langsung dengan Rusia di sebelah timur wilayahnya. Bersama dengan beberapa negara Eropa lainnya seperti Rumania dan Polandia, Latvia berulang kali mengalami pelanggaran wilayah udara.

Dalam pertemuan pada Rabu (12/8), negara-negara NATO menegaskan kembali bahwa Rusia memikul tanggung jawab penuh atas pelanggaran wilayah udara yang terjadi. NATO menilai hal tersebut sebagai tindakan berbahaya dan tidak dapat diterima, serta menunjukkan meningkatnya toleransi Rusia terhadap risiko.

Tonton juga video "Detik-detik Dua Pesawat Jet AS Tabrakan di Udara"

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini