Kebakaran terjadi di kilang minyak Ilsky di wilayah Krasnodar, Rusia selatan. Otoritas Rusia mengatakan bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh puing-puing dari drone Ukraina.
Otoritas setempat menyebut kebakaran itu kini telah dipadamkan.
Sementara itu, militer Ukraina mengatakan bahwa pihaknya telah menggempur kilang minyak Ilsky dan Syzran semalam, menyebabkan kebakaran di keduanya. Kilang minyak Syzran berada di wilayah Samara.
Baca juga: Mengapa Rusia Menjual Cadangan Emasnya? |
Dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (8/8/2026), Gubernur wilayah Samara, Vyacheslav Fedorishchev, mengatakan serangan drone-drone menargetkan fasilitas industri di sana, tanpa menyebutkan nama perusahaan tersebut.
Serangan tersebut merupakan bagian dari serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia, yang menurut Kyiv merupakan upaya untuk menghancurkan sumber daya Rusia untuk mendanai militernya.
Kapasitas desain kilang Ilsky lebih dari 6 juta metrik ton minyak per tahun, sementara kilang Syzran memiliki kapasitas pengolahan 8,5 juta ton per tahun.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pertahanan udaranya menghancurkan 397 drone Ukraina di beberapa wilayah pada Jumat (7/8) malam waktu setempat.
Sementara itu, tiga orang termasuk seorang anak tewas dan tiga orang lainnya terluka dalam serangan Rusia pada hari Jumat (7/8) di distrik Brovary di timur laut Kyiv, ibu kota Ukraina. Demikian kata Tymur Tkachenko, kepala administrasi militer regional, di Telegram, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (8/8/2026).
Puing-puing yang berjatuhan dari serangan tersebut merusak rumah dan kendaraan serta menyebabkan kebakaran di sebuah bangunan non-perumahan, katanya.
Layanan darurat negara Ukraina membagikan foto-foto bangunan yang hancur dan dilalap api. Disebutkan bahwa serangan di desa Pukhivka tersebut menghancurkan sebuah rumah bertingkat dua dan dua mobil, serta memicu kebakaran di sebuah gudang.
(ita/ita)