Perang Rusia dan Ukraina terus berlanjut. Serangan terbaru Rusia menewaskan tiga orang termasuk seorang anak di sebuah distrik di timur laut ibu kota Ukraina, Kyiv.
Rusia telah secara signifikan meningkatkan serangannya terhadap ibu kota Ukraina dalam beberapa bulan terakhir, biasanya dengan menembakkan rentetan rudal balistik yang sulit dicegat.
Tiga orang termasuk seorang anak tewas dan tiga orang lainnya terluka dalam serangan Rusia pada hari Jumat (7/8) di distrik Brovary di timur laut Kyiv, tulis Tymur Tkachenko, kepala administrasi militer regional, di Telegram, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (8/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puing-puing yang berjatuhan dari serangan tersebut merusak rumah dan kendaraan serta menyebabkan kebakaran di sebuah bangunan non-perumahan, katanya.
Layanan darurat negara Ukraina membagikan foto-foto bangunan yang hancur dan dilalap api. Disebutkan bahwa serangan di desa Pukhivka tersebut menghancurkan sebuah rumah bertingkat dua dan dua mobil, serta memicu kebakaran di sebuah gudang.
Seorang reporter AFP di Kyiv mendengar belasan ledakan saat angkatan udara Ukraina memperingatkan tentang "ancaman penggunaan senjata balistik dari utara".
Empat orang terluka akibat serangan semalam di kota itu, kata administrasi militer Kyiv di Telegram.
"Peringatan serangan udara telah diumumkan di Kyiv karena penggunaan rudal balistik," kata administrasi militer Kyiv sebelumnya, seraya menginstruksikan warga untuk berlindung.










































