×
Ad

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 31 Jul 2026 17:26 WIB
Ilustrasi bendera Iran (Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Jakarta -

Memanas! Militer Iran mengatakan pada hari Jumat (31/7) bahwa mereka melancarkan serangan drone yang menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait. Ini terjadi seiring dengan dimulainya kembali pertempuran antara Washington dan Teheran dalam perang Timur Tengah setelah jeda hampir seminggu.

Dalam sebuah pernyataan, militer Iran mengatakan mereka menargetkan "tempat perlindungan pesawat tempur, sistem komunikasi satelit, dan fasilitas penyimpanan peralatan di Pangkalan Udara Ahmad al-Jaber di Kuwait".

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (31/7/2026):

- Geger Ribuan Migran dari Maroko Serbu Spanyol, 18 Orang Tewas

Jumlah korban tewas dalam insiden penyerbuan massal oleh ribuan migran ilegal ke Ceuta, kota otonom Spanyol di Afrika Utara, bertambah menjadi sedikitnya 18 orang. Dalam insiden ini, para migran ilegal nekat berenang menyeberangi lautan atau menerobos masuk lewat perbatasan darat dari Maroko.

Ceuta merupakan kota otonom Spanyol yang terletak di pesisir utara Afrika, atau di wilayah utara Maroko. Bersama dengan kota Melilla, Ceuta menjadi satu-satunya perbatasan darat Uni Eropa dengan Afrika. Kedua kota itu secara berkala mengalami lonjakan upaya penyeberangan ilegal oleh para migran yang ingin masuk ke Eropa.

Laporan televisi lokal Spanyol TVE, seperti dilansir Reuters, Jumat (31/7/2026), menyebutkan bahwa sebanyak 2.000-3.000 migran berhasil masuk secara ilegal ke wilayah Ceuta pada Kamis (30/7) waktu setempat.

- Alasan Hamas Setujui Rencana Damai Gaza: Selamatkan Rakyat Palestina

Kelompok Hamas mengatakan bahwa pihaknya menyetujui kesepakatan damai Gaza setelah berkonsultasi dengan berbagai faksi Palestina. Hamas juga mengungkapkan alasan mereka memberikan konsesi, yakni mengakhiri perang dan menyelamatkan rakyat Palestina dari kondisi kemanusiaan parah di Jalur Gaza.

Dalam wawancara dengan media Al Arabiya, seperti dilansir Al Arabiya, Jumat (31/7/2026), pejabat Hamas, Dr Ghazi Hamad, mengatakan bahwa kesepakatan damai Gaza itu dicapai di tengah kondisi "sulit dan berat" yang dihadapi rakyat Palestina.

Dia menjelaskan bahwa prioritas utama Hamas adalah melindungi warga sipil dan mengakhiri penderitaan kemanusiaan yang berlangsung selama berbulan-bulan di Jalur Gaza. Kendati demikian, Hamad juga menekankan bahwa Hamas tidak akan meninggalkan agenda politik mereka.

- Tewas dalam Serangan AS-Saudi di Irak, 5 Jasad IRGC Dipulangkan ke Iran

Serangan gabungan Amerika Serikat dan Arab Saudi di Irak baru-baru ini telah menewaskan lima personel Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Media pemerintah Iran melaporkan pada hari Jumat (31/7/2026), jenazah kelima anggota IRGC tersebut telah dipulangkan ke Iran.




(ita/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork