Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menampilkan peta Afrika yang keliru atau tidak akurat dalam sebuah konferensi internasional AIDS yang digelar di Brasil awal pekan ini. Washington menyebut kekeliruan ini sebagai "kesalahan yang disayangkan".
Dalam tayangan slide yang dipresentasikan oleh delegasi AS saat menghadiri konferensi international utama mengenai AIDS pada awal pekan ini, seperti dilansir AFP, Jumat (31/7/2026), terdapat enam negara Afrika yang letaknya keliru.
Sebagai contoh, Nigeria ditampilkan sebagai negara yang tidak memiliki akses ke laut (landlocked) di tengah benua Afrika. Sedangkan Mozambik ditempatkan di area Tanduk Afrika dan Pantai Gading berada di Afrika bagian selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peserta konferensi mengungkap kekeliruan itu ke publik melalui unggahan media sosial.
"Kami bertanggung jawab atas kebingungan dan kekeliruan informasi yang dialami para peserta, termasuk mitra-mitra kami dari Afrika," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataan pada Kamis (30/7) waktu setempat.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa seorang anggota tim di lapangan telah dengan tergesa-gesa memodifikasi slide presentasi itu tepat sebelum presentasi dilakukan untuk membahas bantuan kesehatan global AS.
Meskipun ada kesalahan semacam itu, AS memuji diskusi yang "substantif dan konstruktif" dalam konferensi tersebut.
Konferensi AIDS Internasional ke-26 dibuka pada Senin (27/7) di Rio de Janeiro, Brasil, setelah AS secara drastis mengurangi anggaran bantuan internasionalnya periode kedua pemerintahan Presiden Donald Trump.
Walaupun terjadi pemotongan anggaran secara besar-besaran, menurut laporan UNAIDS yang diterbitkan untuk konferensi di Rio de Janeiro, AS masih menyumbang 74 persen dari pendanaan publik yang dialokasikan untuk memerangi HIV di seluruh dunia.
Tonton juga video "Trump Samakan Iran dengan Venezuela: Kami Hancurkan Mereka"










































