×
Ad

Presiden Mesir Ingatkan Eskalasi Serius Usai Serangan Drone ke Pelabuhan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 31 Jul 2026 11:18 WIB
Sebuah drone menghantam kapal tanker penyimpanan gas milik Amerika Serikat di Mesir (Foto: Reuters)
Jakarta -

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengingatkan bahwa konflik Timur Tengah menghadapi eskalasi serius. Hal ini disampaikannya setelah sebuah drone menghantam kapal tanker gas milik Amerika Serikat di pelabuhan Mesir.

Dilansir media Al Arabiya, Jumat (31/7/2026), menurut juru bicaranya, dalam panggilan telepon kepada Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, al-Sisi "menekankan perlunya Mesir, Spanyol, Eropa, dan komunitas internasional untuk bekerja sama menghentikan eskalasi ini."

Sementara itu, Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouly mengatakan bahwa Mesir telah mengamankan sumber alternatif untuk memenuhi kebutuhan energinya setelah serangan drone pada hari Rabu lalu menyebabkan kerusakan pada kapal gas di pelabuhan Damietta.

Menteri Perminyakan Karim Badawi mengatakan bahwa Mesir memiliki empat Unit Penyimpanan dan Regasifikasi Terapung (FSRU), bersama dengan kapal kelima yang berlabuh di pelabuhan Aqaba, Yordania yang digunakan bersama oleh kedua negara.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan drone tersebut. Pihak berwenang Mesir masih terus melakukan penyelidikan atas serangan tersebut.

Serangan drone tersebut terjadi di tengah kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Pada Rabu (29/7) lalu, militer Amerika Serikat kembali melancarkan gelombang serangan mereka terhadap Iran. Serangan itu berlangsung selama dua jam dan menghantam puluhan target di Iran. Washington menyebut serangan terbaru itu sebagai "respons yang kuat" terhadap rudal-rudal Iran yang diluncurkan ke arah pasukan AS di Timur Tengah sehari sebelumnya.

Menurut kantor berita Iran, Fars, serangan AS tersebut menewaskan tiga orang sekeluarga, termasuk seorang anak berusia dua tahun, di pulau Qeshm.




(ita/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork