Rusia meluncurkan rudal ke arah Kyiv dan kota-kota Ukraina lainnya pada Kamis pagi. Serangan tersebut diluncurkan usai setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa Rusia sedang mempersiapkan 'serangan besar-besaran'.
Dilansir AFP dan CNN, Kamis (30/7/2026), ledakan terdengar di Kyiv pagi ini usai Rusia meluncurkan serangan besar-besaran. Pejabat setempat meminta warga tetap berlindung.
"Musuh menyerang ibu kota dengan senjata balistik. Ancaman serangan lebih lanjut tetap ada. Tetaplah di tempat perlindungan!" kata Walikota Kyiv Vitali Klitschko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setidaknya satu orang tewas dalam serangan tersebut di Kyiv, menurut administrasi militer kota tersebut. Kota lainnya, yakni Dnipro dan Kryvyi Rih juga diserang, kata angkatan udara.
Video mengerikan dampak serangan di desa Radushne dekat Kryvyi Rih menunjukkan mayat-mayat berserakan di antara reruntuhan bangunan yang hancur, dengan api masih menyala.
Ada dua wanita terdengar berbicara, "Kami telah menarik satu anak keluar. Masih ada beberapa yang tergeletak di sana," kata salah satu dari mereka.
"Ada anak-anak di sini. Ada banyak anak-anak," kata yang lain.
Setelah gelombang serangan awal, angkatan udara Ukraina mengatakan lebih banyak rudal balistik terbang menuju Kyiv.
"Ancaman serangan lebih lanjut masih ada," kata Walikota Kyiv, Vitali Klitschko, seraya mendesak masyarakat untuk tetap berada di tempat perlindungan.
Sementara itu Zelensky melalui akun X resminya memperingatkan warganya kemungkinan bahwa Rusia melakukan serangan besar-besaran malam ini. Zelensky meminta warganya berada di tempat yang aman.
"Rusia telah mempersiapkan serangan besar-besaran beberapa hari yang lalu, dan ada kemungkinan besar serangan itu akan dilakukan malam ini," kata Zelensky dalam sebuah unggahan di X pada Rabu malam.
"Mohon, di semua wilayah Ukraina, perhatikan peringatan serangan udara hari ini dan tetaplah aman."
Zelensky juga mengulangi permintaannya kepada sekutu Ukraina untuk memasok Kyiv dengan rudal yang kurang dimiliki sistem pertahanan udaranya.
Lihat juga Video: Rudal Rusia Bombardir Kyiv, Kebakaran di Mana-mana!










































