Rusia Luncurkan Rudal Balistik ke Ukraina, Ledakan Terdengar di Kyiv

Rusia Luncurkan Rudal Balistik ke Ukraina, Ledakan Terdengar di Kyiv

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 30 Jul 2026 08:02 WIB
The photograph shows smoke in the sky following Russian ballistic missile strikes over the Ukrainian capital of Kyiv on July 30, 2026, amid the Russian invasion in Ukraine. Explosions were heard in Kyiv, an AFP journalist said, after President Volody
Asap membumbung di langit usai serangan rudal balistik Rusia di atas ibu kota Ukraina, Kyiv, pada 30 Juli 2026, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Foto: AFP/SERGEI SUPINSKY)
Jakarta -

Rusia meluncurkan rudal ke arah Kyiv dan kota-kota Ukraina lainnya pada Kamis pagi. Serangan tersebut diluncurkan usai setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa Rusia sedang mempersiapkan 'serangan besar-besaran'.

Dilansir AFP dan CNN, Kamis (30/7/2026), ledakan terdengar di Kyiv pagi ini usai Rusia meluncurkan serangan besar-besaran. Pejabat setempat meminta warga tetap berlindung.

"Musuh menyerang ibu kota dengan senjata balistik. Ancaman serangan lebih lanjut tetap ada. Tetaplah di tempat perlindungan!" kata Walikota Kyiv Vitali Klitschko.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setidaknya satu orang tewas dalam serangan tersebut di Kyiv, menurut administrasi militer kota tersebut. Kota lainnya, yakni Dnipro dan Kryvyi Rih juga diserang, kata angkatan udara.

Video mengerikan dampak serangan di desa Radushne dekat Kryvyi Rih menunjukkan mayat-mayat berserakan di antara reruntuhan bangunan yang hancur, dengan api masih menyala.

Ada dua wanita terdengar berbicara, "Kami telah menarik satu anak keluar. Masih ada beberapa yang tergeletak di sana," kata salah satu dari mereka.

"Ada anak-anak di sini. Ada banyak anak-anak," kata yang lain.

Setelah gelombang serangan awal, angkatan udara Ukraina mengatakan lebih banyak rudal balistik terbang menuju Kyiv.

"Ancaman serangan lebih lanjut masih ada," kata Walikota Kyiv, Vitali Klitschko, seraya mendesak masyarakat untuk tetap berada di tempat perlindungan.

Sementara itu Zelensky melalui akun X resminya memperingatkan warganya kemungkinan bahwa Rusia melakukan serangan besar-besaran malam ini. Zelensky meminta warganya berada di tempat yang aman.

"Rusia telah mempersiapkan serangan besar-besaran beberapa hari yang lalu, dan ada kemungkinan besar serangan itu akan dilakukan malam ini," kata Zelensky dalam sebuah unggahan di X pada Rabu malam.

"Mohon, di semua wilayah Ukraina, perhatikan peringatan serangan udara hari ini dan tetaplah aman."

Zelensky juga mengulangi permintaannya kepada sekutu Ukraina untuk memasok Kyiv dengan rudal yang kurang dimiliki sistem pertahanan udaranya.

Lihat juga Video: Rudal Rusia Bombardir Kyiv, Kebakaran di Mana-mana!

Halaman 2 dari 2
(yld/whn)


Berita Terkait