×
Ad

Trump Geram Operator Teleprompter Pasang Taruhan Isi Pidatonya

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 17 Jul 2026 13:29 WIB
Trump saat berpidato di Gedung Putih pada Kamis (16/7) malam waktu AS (via REUTERS/SAUL LOEB)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump geram dan menonaktifkan seorang operator teleprompter yang sejak lama bekerja untuk dirinya di Gedung Putih. Langkah ini menyusul dugaan bahwa operator teleprompter itu memasang taruhan di pasar prediksi (prediction market) mengenai isi pidato Trump.

Gabriel Perez, yang bertugas sebagai operator teleprompter untuk Trump sejak tahun 2016, seperti dilaporkan ABC News dan dilansir AFP, Jumat (17/7/2026), diduga meraup keuntungan lebih dari US$ 100.000 (Rp 1,7 miliar) melalui taruhan di Kalshi terkait kata atau frasa tertentu yang akan muncul dalam pidato Trump.

Kalshi merupakan prediction market -- berbeda dengan pasar taruhan atau betting market -- yang menggunakan mekanisme keuangan mirip seperti perdagangan bursa saham.

"Saya mengetahui laporan tersebut, begitu pula Presiden, saya telah berbicara dengannya mengenai hal itu. Dia menganggap kejadian ini sangat disayangkan dan terus terang, memalukan," kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, kepada wartawan.

"Ada pedoman etika yang sangat ketat di Gedung Putih yang secara eksplisit melarang tindakan semacam ini," tegasnya.

Leavitt mengatakan bahwa operator teleprompter itu dikenai sanksi penonaktifan atau skorsing administratif tanpa upah. "Dia tidak akan lagi bekerja di Gedung Putih," tegasnya.

"Itu merupakan keputusan presiden. Jadi menurut saya, hal itu sudah jelas dengan sendirinya," ucap Leavitt.




(nvc/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork