Pengadilan Spanyol mengizinkan istri Perdana Menteri (PM) Pedro Sanchez, Begona Gomez, untuk menghadiri wisuda putrinya di London. Izin diberikan setelah ia dilarang meninggalkan negara itu sebagai bagian dari penyelidikan korupsi.
Dilansir AFP, Selasa (7/7/2026), seorang hakim telah memerintahkan Gomez untuk diadili atas tuduhan suap, penggelapan, korupsi dalam urusan bisnis, dan penyalahgunaan dana setelah penyelidikan selama dua tahun, salah satu dari beberapa skandal yang mengancam pemerintahan sayap kiri suaminya.
Juan Carlos Peinado menganggap Gomez berisiko melarikan diri dan memerintahkan penyitaan paspornya bulan lalu sementara pengadilan yang lebih tinggi menilai perintahnya untuk diadili, yang belum ditetapkan tanggalnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengadilan Madrid memutuskan bahwa Gomez secara khusus dapat menerima paspornya untuk pergi ke London pada tanggal 8-10 Juli tetapi menolak permintaannya untuk menemani Sanchez ke KTT NATO di Ankara pada hari Selasa dan Rabu.
"Turki bukan bagian dari ruang kebebasan, keamanan, dan keadilan Uni Eropa, di mana kerja sama polisi dan peradilan dalam masalah pidana difasilitasi," demikian bunyi putusan tersebut.
Gomez "diundang karena alasan kesopanan institusional internasional, tanpa memiliki peran aktif dalam KTT tersebut", dan harus mengembalikan paspornya pada 13 Juli, tambah pengadilan.
Investigasi berpusat pada pembentukan dan pengelolaan sebuah kursi di Universitas Complutense Madrid yang dipimpin bersama oleh Gomez, serta dugaan penggunaan sumber daya publik dan koneksi pribadi untuk memajukan kepentingan pribadi.
Sanchez telah membela ketidakbersalahan istrinya dan mengecam kampanye fitnah oleh kelompok sayap kanan untuk melemahkan pemerintahan minoritasnya.
Baca juga: Istri PM Spanyol Resmi Didakwa Korupsi |











































