Ejekan Trump ke Ajaran Komunisme Saat AS Rayakan Hari Kemerdekaan

Ejekan Trump ke Ajaran Komunisme Saat AS Rayakan Hari Kemerdekaan

Haris Fadhil - detikNews
Senin, 06 Jul 2026 07:01 WIB
Donald Trump (Foto: REUTERS/Jonathan Ernst)
Donald Trump (Foto: REUTERS/Jonathan Ernst)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengejek komunisme dalam pidato peringatan Hari Kemerdekaan AS. Dia juga membanggakan kekuatan militer AS.

Trump menyampaikan pidato tersebut pada perayaan 'Salute to America 250' di National Mall di Washington, DC, Sabtu (4/7/2026) waktu setempat. Dalam pidato itu, Trump menegaskan AS tidak akan pernah menjadi negara komunis.

"Amerika tidak akan pernah menjadi negara komunis. Tidak akan terjadi. Komunisme adalah pecundang (loser) dan akan selalu begitu," ujar Trump dilansir CNN, Minggu (5/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan sistem komunis merupakan kebalikan dari Amerika. Dia menyebut komunis tak akan pernah berhasil.

"Sistem komunis adalah kebalikan dari sistem Amerika dan sistem komunis tidak pernah berhasil," ujarnya.

Trump menyebut para pejuang AS telah melawan komunisme. Dia mengatakan hal itu dilakukan agar komunisme tidak muncul di AS.

"Pejuang kita tidak melawan komunisme di medan perang di seluruh dunia hanya untuk membiarkan ancaman itu muncul kembali di sini, di Amerika," katanya.

Trump kemudian mengibaratkan komunisme seperti kanker. Dia menyebut kanker harus dipotong.

"Ini seperti kanker. Anda harus memotongnya. Anda harus memotongnya dengan cepat," katanya.

Banggakan Militer AS

Trump juga membanggakan militer AS. Dia mengatakan AS telah menghancurkan Venezuela hingga Iran dengan kekuatan militernya.

"Lihatlah Venezuela, lihatlah Iran. Kita telah menghancurkannya, menghancurkan militer mereka," kata Trump.

Trump mengatakan sudah banyak yang dicapai oleh negara itu. Dia mengatakan AS telah menjinakkan hutan belantara hingga membangun Terusan Panama.

"Orang Amerika, menyeberangi Dataran Besar, mendaki puncak Pegunungan Rocky. Kita baru saja menjinakkan hutan belantara dan menaklukkan perbatasan serta membangun kekaisaran," ujarnya.

"Kita membangun rel kereta api, mendirikan gedung pencakar langit, gedung-gedung pencakar langit yang indah itu, dan menggali Terusan Panama, yang dianggap sebagai keajaiban dunia kedelapan," lanjutnya.

Trump mengatakan AS juga menciptakan industri paling kuat di dunia. Oleh karena itu, menurutnya, militer AS lebih perkasa sekarang.

"Inilah semangat tak terbendung yang menciptakan industri paling kuat di dunia dan membangun militer terkuat yang pernah ada. Dan hari ini, militer kita lebih kuat dan lebih perkasa dari sebelumnya," ujarnya.

Lihat juga Video: Trump Singgung Komunisme saat Pidato Hari Kemerdekaan AS

Halaman 2 dari 2
(haf/haf)


Berita Terkait