Ajaib, 8 Hari Terjebak Puing Gempa Venezuela, Pria Ini Selamat

Ajaib, 8 Hari Terjebak Puing Gempa Venezuela, Pria Ini Selamat

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 03 Jul 2026 12:37 WIB
Hernan Gil berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup setelah delapan hari terjebak reruntuhan gempa Venezuela (REUTERS/Maxwell Briceno)
Hernan Gil berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup setelah delapan hari terjebak reruntuhan gempa Venezuela (REUTERS/Maxwell Briceno)
Caracas -

Seorang pria berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup setelah delapan hari terjebak reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa kembar dahsyat yang mengguncang Venezuela, pekan lalu. Penyelamatan dramatis ini membuat ratusan petugas penyelamat yang ada di lokasi bersorak dan saling berpelukan.

Pria yang berhasil diselamatkan itu, seperti dilansir TRT World, Jumat (3/7/2026), diidentifikasi sebagai Hernan Gil, yang berprofesi sebagai petugas keamanan. Dengan jumlah korban tewas mendekati angka 2.300 orang dan banyaknya orang yang masih dinyatakan hilang, penyelamatan Gil dianggap sebagai keajaiban.

Pada Kamis (2/7) waktu setempat, Gill dibawa ke ambulans dengan menggunakan tandu setelah operasi evakuasi yang rumit dan memakan waktu lama dari gedung tujuh lantai yang menjadi tempatnya bekerja di area Catia La Mar, sebuah area pesisir yang hampir seluruhnya hancur lebur akibat gempa pada 24 Juni lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini benar-benar sebuah keajaiban," kata istri Gil, Gusbiman Gonzalez, saat para petugas penyelamat berupaya mengevakuasi suaminya dari reruntuhan.

Tim penyelamat dari tujuh negara, yakni Venezuela, Chile, Amerika Serikat, Portugal, Costa Rica, El Salvador, dan Meksiko, bekerja tanpa henti selama tiga hari untuk menjangkau lokasi Gil berada.

Para petugas penyelamat memberikan Gil lebih dari 10 liter air agar dia tetap terhidrasi melalui selang, dan memasang selang lainnya untuk memberinya oksigen.

Pada tahap akhir operasi evakuasi, sekitar 30 petugas bekerja di area parkir gedung yang ambruk itu untuk menyingkirkan puing-puing. Sedangkan dua petugas penyelamat lainnya menggali terowongan sepanjang tiga meter.

"Tidak mudah untuk mencapai titik persis tempat korban berada," kata pemimpin tim penyelamat asal Chile, Cristian Vera.

Meskipun ada beberapa penyelamatan yang luar biasa sekitar seminggu usai gempa mengguncang, harapan untuk menemukan lebih banyak korban selamat semakin memudar.

Fokus kini beralih pada upaya bertahan hidup bagi mereka yang selamat dari gempa. Banyak warga Venezuela yang kehilangan tempat tinggal, kekurangan persediaan makanan dan air yang semakin langka, serta rumah sakit kewalahan menangani para pasien. dan para pakar memperingatkan risiko wabah penyakit.

Menurut data badan antariksa Amerika Serikat (AS), atau NASA, hampir 60.000 bangunan diperkirakan mengalami kerusakan atau kehancuran akibat gempa.

Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, mengumumkan pada Rabu (1/7) bahwa jumlah korban tewas bertambah menjadi sedikitnya 2.295 jiwa. Lebih dari 11.000 orang lainnya mengalami luka-luka.

Rodriguez juga melaporkan bahwa nyaris 13.000 orang kehilangan tempat tinggal, dengan banyak di antaranya terpaksa tidur di dalam tenda yang didirikan di jalanan, taman, maupun lahan kosong. Puluhan ribu orang lainnya masih belum diketahui keberadaannya.

Lihat Video 'Petugas Mal Selamat Usai 7 Hari Terjebak di Reruntuhan Gempa Venezuela':

Halaman 3 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait