Iran berjanji bakal membalas kematian pemimpin tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei. Badan keamanan tertinggi Iran menegaskan pembalasan itu akan dilakukan "pada waktu yang tepat".
"Kepalan tangan Pemimpin yang gugur pada saat wafatnya akan tetap menjadi simbol abadi doktrin keamanan nasional Iran," kata Mohammad Baqer Zolqadr, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, dalam sebuah pernyataan, dilansir media Iran, Press TV, Kamis (2/7/2026).
Zolqadr, seorang komandan veteran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang diangkat ke posisi keamanan tertinggi pada 24 Maret setelah pembunuhan pendahulunya Ali Larijani dalam serangan AS-Israel, mengeluarkan peringatan tersebut menjelang upacara pemakaman Khamenei.
"Berkas pembalasan atas darah suci Khamenei yang Agung dan para martir Iran yang tertindas tetap terbuka," tegas Zolqadr.
"Para pelaku dan mereka yang memerintahkan kejahatan ini, pada waktu yang tepat -- yang tidak akan lama lagi -- akan menghadapi hukuman yang setimpal di tangan 'unsur-unsur yang benar'," imbuhnya.
(isa/isa)