Sengketa Hak Asuh di Jerman Berujung Jatuh Korban Jiwa

Sengketa Hak Asuh di Jerman Berujung Jatuh Korban Jiwa

Arief Ikhsanudin - detikNews
Rabu, 01 Jul 2026 06:01 WIB
Penembakan oleh seorang ayah dipicu persoalan hak asuh anak di Stade, Jerman.
Penembakan oleh seorang ayah dipicu persoalan hak asuh anak di Stade, Jerman. (Reuters)
Jakarta -

Persoalan hak asuh anak berujung penembakan oleh seorang ayah di Stade, Jerman. Sungguh nahas, penembakan itu merenggut sejumlah korban jiwa.

Penembakan itu terjadi di salah satu tempat penampungan ibu dan anak di Jerman. Pelaku dilaporkan terlibat dalam sengketa hak asuh atas putri kandungnya yang berusia tiga bulan.

Dilansir AFP, peristiwa itu terjadi pada Senin (29/6), petugas darurat segera menuju lokasi penembakan di Stade, Jerman utara, dan menemukan empat orang telah tewas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban kelima meninggal tak lama kemudian di tempat kejadian, sementara korban keenam mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan akibat luka-lukanya.

"Pelaku memiliki janji temu hari ini, bersama dengan banyak korban, untuk membahas pengaturan hak asuh di masa depan bagi putrinya yang berusia tiga bulan," ujar kepala polisi Lueneburg, Kathrin Schuol, yang memimpin penyelidikan.

"Baik sang anak maupun ibunya berada di lokasi kejadian, namun mereka tidak terluka akibat tembakan."

Schuol menyebut bahwa para korban-empat wanita dan dua pria-semuanya adalah pekerja kesejahteraan anak, dan ditembak "dengan cara yang brutal".

Pelaku Sempat Mau Kabur

Tersangka penembak mencoba melarikan diri dengan mobil yang dikemudikan oleh seorang wanita berusia 65 tahun-yang diyakini memiliki "hubungan dekat dengan keluarga pelaku"--tetapi berhasil ditangkap setelah pengejaran singkat, kata Schuol.

Polisi melepaskan tembakan ke arah mobil tersebut, namun baik pelaku maupun pengemudinya tidak terluka, tambahnya. Keduanya kini ditahan oleh pihak kepolisian.

Kanselir Jerman, Friedrich Merz, menyebut kabar penembakan tersebut "sangat mengejutkan".

"Banyak orang yang mencoba membantu dan melindungi orang lain justru kehilangan nyawa atau terluka," kata Merz.

"Pikiran saya bersama para korban dan keluarga mereka," tambah kepala pemerintahan Jerman itu.

Lihat juga Video 'Pencuri Gali Lubang dan Bobol Brankas Bank di Jerman, Rp 195 M Raib':

Halaman 2 dari 2
(rfs/dwr)


Berita Terkait