2 Kereta Penumpang Tabrakan di Inggris, 1 Orang Tewas-Puluhan Luka

2 Kereta Penumpang Tabrakan di Inggris, 1 Orang Tewas-Puluhan Luka

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 20 Jun 2026 11:25 WIB
Ilustrasi (dok. Getty Images/Serjio74)
Ilustrasi (dok. Getty Images/Serjio74)
London -

Dua kereta api penumpang bertabrakan di wilayah London bagian utara, Inggris, pada Jumat (19/6) sore waktu setempat. Sedikitnya satu orang tewas dan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka dalam kecelakaan kereta tersebut.

Otoritas perkeretaapian setempat, East Midlands Railway, seperti dilansir AFP, Sabtu (20/6/2026), melaporkan bahwa tabrakan dua kereta itu terjadi dekat Bedford, sebuah kota berjarak 90 kilometer dari sebelah utara London. Kecelakaan itu melibatkan dua kereta tujuan London yang melaju di jalur yang sama.

Penyebab tabrakan dua kereta penumpang ini belum diketahui secara jelas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada momen ketika saya terlempar ke kursi di bagian depan, dan kemudian saya melihat asap. Orang-orang menangis, berteriak, orang-orang sangat takut dan bingung," kata salah satu penumpang kereta, Pete Knapp, saat berbicara kepada kantor berita Press Association.

"Saya melihat banyak orang yang tidak dapat berbicara, mengalami patah kaki," sebutnya.

Dalam pernyataan terbaru yang dirilis hampir lima jam setelah tabrakan terjadi, Layanan Ambulans Darurat Inggris Timur mengonfirmasi sedikitnya satu orang tewas di lokasi kecelakaan. Nyaris 90 orang lainnya mengalami luka-luka, dengan 11 orang di antaranya kini dalam kondisi "sangat serius".

"Sebanyak 11 orang lainnya mengalami cedera sangat serius, 22 orang lainnya mengalami cedera serius, dan 56 orang lainnya mengalami cedera ringan," sebut Layanan Ambulans Darurat Inggris Timur dalam pernyataannya.

"Mereka yang mengalami cedera ringan dirawat di tempat kejadian atau dibawa ke rumah sakit jika diperlakukan," imbuh pernyataannya.

Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer, dalam pernyataannya, mengatakan kecelakaan itu "sangat mengkhawatirkan", dan pikirannya "bersama keluarga dari korban meninggal dunia, dan bersama mereka yang mengalami cedera serius".

"Saya berterima kasih kepada layanan darurat atas respons cepat mereka terhadap insiden tragis ini," ucapnya.

Cabang Investigasi Kecelakaan Kereta Api, yang menyelidiki insiden melibatkan trem dan kereta api di Inggris, mengatakan bahwa tim inspektur mereka telah berada di berada "untuk mulai mengumpulkan bukti".

Pakar kereta api, Tony Miles, mengatakan kepada media Sky News bahwa tampaknya itu merupakan "tabrakan dengan kecepatan relatif rendah" dan kerusakan pada kereta tampak "cukup minimal".

Namun dia memperingatkan "bahkan tabrakan dengan kecepatan relatif rendah pun dapat berbahaya bagi orang-orang yang berada di dalam kereta".

Tonton juga video "Dua Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Brasil, 6 Orang Tewas"

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Berita Terkait