Mojtaba Khamenei di Bunker Rahasia, Cuma Bisa Dihubungi via Kurir

Mojtaba Khamenei di Bunker Rahasia, Cuma Bisa Dihubungi via Kurir

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 26 Mei 2026 11:09 WIB
Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei (dok. Saeid Zareian/picture alliance via Getty Images)
Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei (dok. Saeid Zareian/picture alliance via Getty Images)
Teheran -

Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei dilaporkan berada di dalam "bunker" rahasia yang memiliki pengamanan ketat. Keberadaan Mojtaba disebut sebagai penyebab tertundanya pengumuman potensi kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang dinanti-nantikan dunia.

Informasi terbaru mengenai keberadaan pemimpin tertinggi Iran itu, seperti dilansir Al Arabiya, Selasa (26/5/2026), disampaikan oleh media terkemuka AS, CBS News, dalam laporannya yang mengutip sejumlah pejabat AS yang mengetahui informasi intelijen mengenai Iran.

Otoritas Iran belum memberikan tanggapan langsung atas laporan yang didasarkan pada keterangan pejabat-pejabat AS ini.

Menurut laporan CBS News, sejumlah pejabat AS yang mengetahui informasi intelijen tersebut mengatakan bahwa Mojtaba "secara efektif bersembunyi" di sebuah lokasi yang dirahasiakan, dengan sedikit akses ke dunia luar.

Disebutkan para pejabat AS yang dikutip CBS News tersebut bahwa Mojtaba hanya dapat dihubungi melalui jaringan perantara atau kurir yang kompleks, yang memperlambat respons Iran terhadap proposal-proposal AS.

CBS News juga melaporkan bahwa para pejabat Iran yang terlibat dalam negosiasi dengan pemerintahan Presiden AS Donald Trump, kesulitan berkomunikasi dalam sistem pemerintahan mereka sendiri, yang telah memperlambat kemajuan dalam perundingan damai.

Seorang pejabat senior pemerintahan AS, yang tidak disebut namanya, mengatakan kepada CBS News bahwa Mojtaba telah menyetujui garis besar draf kesepakatan saat ini.

Sementara Trump mengatakan dalam sebuah unggahan Truth Social bahwa dirinya mengharapkan keputusan akhir dalam beberapa hari mendatang.

Otoritas Iran telah mengonfirmasi bahwa pemimpin tertinggi mereka mengalami luka-luka akibat serangan awal yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Serangan yang sama menewaskan ayah Mojtaba, Ayatollah Ali Khamenei, yang merupakan pemimpin tertinggi Iran sebelumnya.

Sejak perang berkecamuk dan dia diumumkan menggantikan ayahnya menjadi pemimpin tertinggi Iran pada awal Maret lalu, Mojtaba belum pernah satu kali pun terlihat atau terdengar kabarnya di depan umum.

Mojtaba sejauh ini memberikan instruksi atau merilis pernyataan secara tertulis yang disampaikan oleh media pemerintah Iran.

Simak juga Video: Mojtaba Khamenei Sebut Iran Tak Ingin Perang, Tapi Ogah Tunduk!

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait