×
Ad

5 Berita Terpopuler Internasional

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 25 Mei 2026 18:11 WIB
Ilustrasi Selat Hormuz (Foto: REUTERS/Stringer)
Jakarta -

Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan pada prinsipnya telah mencapai kesepakatan awal untuk membuka kembali Selat Hormuz. Hal itu disebut sebagai imbalan atas komitmen Teheran untuk memusnahkan uranium yang diperkaya tinggi.

Klaim tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (25/5/2026), disampaikan oleh laporan media terkemuka AS, New York Times (NYT), yang mengutip seorang pejabat AS yang enggan disebut namanya, dalam laporan terbaru pada Minggu (24/5) waktu setempat.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (25/5/2026):

- Presiden Iran Tegaskan Tak Ambil Keputusan Tanpa Izin Mojtaba Khamenei

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa pemerintahannya tidak mengambil keputusan tanpa persetujuan pemimpin tertinggi Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei.

Hal ini disampaikan Pezeshkian, seperti dilansir Press TV, Senin (25/5/2026), saat Iran dan Amerika Serikat (AS), yang melakukan perundingan tidak langsung dengan dimediasi Pakistan, dilaporkan semakin dekat untuk memfinalisasi nota kesepahaman yang bertujuan mengakhiri perang.

"Tidak ada keputusan di Republik Islam Iran yang akan diambil di luar kerangka Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) dan tanpa koordinasi serta izin dari pemimpin (tertinggi)," tegas Pezeshkian saat berbicara dalam pertemuan dengan kepala dan manajer Lembaga Penyiaran Republik Islam Iran (IRIB).

- Netanyahu Ngaku Kesulitan Pengaruhi Trump soal Iran

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengakui bahwa dirinya menghadapi kesulitan dalam mempengaruhi posisi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Iran. Pengakuan ini mencuat saat kesepakatan antara Washington dan Teheran, untuk mengakhiri perang, dilaporkan semakin dekat.

Laporan media-media lokal Israel, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (25/5/2026), menyebut pengakuan Netanyahu itu disampaikan dalam sejumlah diskusi pemerintah yang digelar tertutup beberapa waktu terakhir.

Pengakuan semacam ini muncul saat negosiasi antara AS dan Iran tampaknya semakin mendekati kesepakatan yang bertujuan untuk mengakhiri perang.

- Pakai Gas Air Mata, Polisi Turki Gerebek Markas Partai Oposisi

Ratusan polisi antihuru-hara Turki menggerebek kantor pusat partai oposisi utama, Partai Rakyat Republik (CHP), di Ankara pada Minggu (24/5) setelah pengadilan memberhentikan kepemimpinan partai tersebut. Penggerebekan itu diwarnai tembakan gas air mata.




(ita/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork