Ledakan Guncang Tambang Batu Bara di China, 8 Orang Tewas-Puluhan Terjebak

Ledakan Guncang Tambang Batu Bara di China, 8 Orang Tewas-Puluhan Terjebak

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2026 12:38 WIB
Ilustrasi -- Kecelakaan di tambang batu bara di Provinsi Shanxi, China (dok. CNS/AFP)
Ilustrasi -- Kecelakaan di tambang batu bara di Provinsi Shanxi, China (dok. CNS/AFP)
Beijing -

Sebuah ledakan mengguncang tambang batu bara di wilayah China bagian utara pada Jumat (22/5) malam waktu setempat. Sedikitnya delapan orang tewas dan puluhan orang lainnya terjebak di bawah tanah.

Laporan kantor berita Xinhua, seperti dilansir AFP, Sabtu (23/5/2026), menyebutkan bahwa ledakan itu mengguncang tambang batu bara Liushenyu di Provinsi Shanxi pada Jumat (22/5) malam, sekitar pukul 19.29 waktu setempat.

Total 247 pekerja berada di bawah tanah saat ledakan terjadi, dengan menurut laporan Xinhua, sebanyak 201 pekerja di antaranya telah dievakuasi ke permukaan dengan selamat hingga Sabtu (23/5) pagi, sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut laporan Xinhua, yang mengutip otoritas manajemen darurat setempat, sedikitnya delapan orang dipastikan tewas. Sedangkan 38 orang lainnya masih terjebak di bawah tanah.

Penyebab ledakan itu belum diketahui secara jelas.

Namun Xinhua sebelumnya melaporkan bahwa kadar karbon monoksida -- gas yang sangat beracun dan tidak berbau -- telah "melebihi batas" di area tambang tersebut. Beberapa orang yang terjebak di bawah tanah dilaporkan dalam "kondisi kritis".

Presiden Xi Jinping menyerukan "upaya maksimal" untuk merawat korban luka dan menyerukan penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut.

"(Xi) Menekankan bahwa semua wilayah dan departemen harus mengambil pelajaran dari kecelakaan ini, tetap waspada terhadap keselamatan tempat kerja... dan dengan tegas mencegah serta menekan terjadinya kecelakaan besar dan dahsyat," demikian seruan Xi seperti dikutip Xinhua.

Upaya penyelamatan masih berlangsung.

Shanxi, salah satu provinsi termiskin di China, merupakan pusat tambang batu bara di negara tersebut.

Keselamatan tambang di China telah meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Tetapi kecelakaan masih sering terjadi di industri di mana protokol keselamatan seringkali longgar.

China merupakan konsumen batu bara terbesar di dunia dan penghasil gas rumah kaca terbesar, meskipun telah memasang kapasitas energi terbarukan dengan kecepatan rekor.

Tonton juga video "Heboh Anggota DPRD Toraja Utara Kepergok di Tambang Emas Ilegal"

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Berita Terkait