Otoritas Irak menegaskan bahwa sistem pertahanan udaranya tidak mendeteksi adanya drone yang diluncurkan dari wilayahnya menuju ke Arab Saudi. Penegasan ini membantah klaim Saudi soal tiga drone terdeteksi memasuki wilayah udara negara tersebut dari Irak.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi, Turki al-Maliki, sebelumnya mengumumkan bahwa sistem pertahanan udaranya telah mencegat dan menembak jatuh tiga drone yang terdeteksi memasuki wilayah udara Saudi dari wilayah Irak.
Al-Maliki menekankan bahwa Saudi "berhak untuk merespons pada waktu dan tempat yang tepat".
Namun, seperti dilansir AFP, Selasa (19/5/2026), Kementerian Luar Negeri Irak mengatakan bahwa otoritas Baghdad telah membuka penyelidikan "untuk mencari tahu situasi seputar insiden tersebut".
Hasilnya, sebut Kementerian Luar Negeri Irak, menunjukkan bahwa sistem pertahanan udara dan pengawasan negara itu tidak mendeteksi adanya aktivitas peluncuran di wilayahnya.
Lebih lanjut, Kementerian Luar Negeri Irak mendorong Saudi "untuk bekerja sama dan berbagi informasi yang relevan untuk membantu memastikan informasi yang akurat yang akan memperkuat keamanan dan stabilitas di kedua negara yang bersaudara".
Sejauh ini tidak ada kelompok atau milisi Irak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan drone terhadap Saudi.
Sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan skala besar terhadap Iran pada 28 Februari lalu, dan sebelum gencatan senjata diumumkan, kelompok atau milisi Irak yang didukung Teheran melakukan intervensi untuk mendukung Iran.
Milisi-milisi Irak pro-Iran itu menyerang fasilitas-fasilitas AS yang ada di wilayah Irak dan sekitarnya, termasuk di negara-negara Teluk.
Bulan lalu, Saudi bersama negara-negara Teluk lainnya, seperti Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Yordania merilis pernyataan bersama yang isinya menuntut Irak untuk segera bertindak mencegah serangan-serangan dari wilayahnya oleh kelompok-kelompok bersenjata yang didukung Iran.
Otoritas Baghdad telah berulang kali menegaskan bahwa mereka tidak akan mengizinkan wilayahnya digunakan sebagai landasan peluncuran untuk serangan terhadap negara lain.
Tonton juga video "Serangan Jet Hantam Rumah di Irak, 3 Orang Tewas-5 Luka-luka"











































