Israel dilaporkan sedang mencari cara efektif untuk menangkal drone-drone canggih kelompok Hizbullah yang semakin meningkat di wilayah Lebanon bagian selatan. Drone berbasis fiber optik yang dikerahkan Hizbullah terus menimbulkan tantangan yang semakin besar bagi pasukan militer Israel.
Laporan televisi lokal Israel, KAN, yang mengutip seorang pejabat militer Tel Aviv, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (11/5/2026), menyebut bahwa militer Israel baru-baru ini mengerahkan "sistem penargetan cerdas" ke wilayah Lebanon bagian selatan.
Pengerahan itu dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan militer Israel dalam melacak dan mencegat drone-drone canggih Hizbullah.
Laporan KAN menambahkan bahwa ratusan teropong night-vision "Dagger" juga telah didistribusikan kepada tentara-tentara Israel untuk meningkatkan akurasi tembakan terhadap target-target bergerak selama operasi malam hari.
Menurut laporan KAN, drone fiber optik Hizbullah telah muncul sebagai salah satu tantangan operasional utama militer Israel di wilayah Lebanon bagian selatan, karena kesulitan mendeteksi dan mencegatnya.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa drone-drone terus menargetkan pasukan dan kendaraan militer Israel di tengah pelanggaran dan serangan Tel Aviv di Lebanon bagian selatan, sementara Israel masih kekurangan solusi yang dapat diandalkan untuk menghadapinya.
Pada akhir April lalu, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengakui bahwa rudal dan drone Hizbullah merupakan "dua ancaman besar" dan mendesak para komandan militer Tel Aviv untuk mencari cara dalam menangkalnya.
(nvc/ita)