Dilansir AFP, Kamis (7/5/2026), teman satu sel Epstein mengatakan ia menemukan surat itu. Dalam surat itu, Epstein tidak mengakui segala tuduhan.
"Mereka menyelidiki saya selama berbulan-bulan -- TIDAK MENEMUKAN APA PUN!!!" demikian isi surat itu, yang ditulis di atas kertas bergaris.
"Sungguh menyenangkan bisa memilih waktu untuk mengucapkan selamat tinggal," lanjut isi surat itu.
Teks tersebut diakhiri dengan, "Apa yang kau ingin aku lakukan -- Menangis tersedu-sedu!! Tidak menyenangkan -- TIDAK BERHARGA!!"
Surat itu telah disegel selama bertahun-tahun sebagai bagian dari proses pidana teman satu selnya, tetapi dirilis oleh Hakim Kenneth Karas dari Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan New York setelah permintaan dari New York Times.
Meskipun dokumen tersebut belum diverifikasi keasliannya. Surat itu dimunculkan di tengah pertanyaan yang terus berputar tentang kematian Epstein saat menunggu dakwaan tentang perdagangan seks dibacakan.
Kematiannya dinyatakan sebagai bunuh diri, tetapi banyak kelalaian keamanan di penjara dan hilangnya rekaman CCTV telah menyebabkan keraguan yang terus-menerus tentang keterangan resmi tersebut.
Epstein ditemukan terluka di selnya pada akhir Juli 2019, dalam apa yang menurut para pejabat merupakan upaya bunuh diri yang gagal. Sebelum insiden sebelumnya inilah surat tersebut diduga ditulis dan diselipkan ke dalam novel grafis.
Kasus Epstein diketahui terus mengguncang politik Amerika dan Inggris, karena dokumen-dokumen yang terkait dengan penyelidikan luas terhadap kehidupan pemodal tersebut telah dirilis dalam beberapa bulan sebelumnya.
Lihat juga Video: Lahan Bekas Peternakan Epstein di New Mexico AS Digeledah
(zap/rdp)











































