Trump Klaim Iran Sepakati Proposal Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

Trump Klaim Iran Sepakati Proposal Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 07 Mei 2026 07:14 WIB
WASHINGTON, DC - APRIL 16: U.S. President Donald Trump speaks to the media before boarding Marine One on the South Lawn of the White House on April 16, 2026 in Washington, DC. President Donald Trump is traveling to Las Vegas, Nevada to promote the ta
Foto: Getty Images via AFP/ANNA MONEYMAKER
Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Amerika Serikat telah melakukan "pembicaraan yang sangat baik" dengan Iran dalam 24 jam terakhir. Trump pun menyebut Iran menyepakati proposal untuk tidak memiliki senjata nuklir.

Dilansir CNN, Trump menyebut tidak ada "batas waktu" kapan ia berharap mendapat respons dari Teheran terkait proposal AS untuk mengakhiri perang.

"Kami berada dalam posisi yang baik," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval pada Rabu (6/5/2026).

"Sekarang kami berjalan dengan baik, dan kami harus mendapatkan apa yang memang harus kami dapatkan. Jika tidak, kami harus melangkah jauh lebih besar lagi. Tetapi dengan itu semua, mereka ingin membuat kesepakatan," katanya.

"Besar kemungkinan kami akan mencapai kesepakatan," tambahnya.

Saat ditanya apakah ada tenggat waktu untuk menerima jawaban dari Iran terkait proposal terbaru AS, Trump memberi sinyal bahwa waktunya terbuka.

"Tidak pernah ada tenggat waktu; itu akan terjadi. Itu akan terjadi, tapi tidak pernah ada tenggat waktu," ujarnya.

Trump juga kembali mengklaim bahwa Iran telah menyetujui tuntutan utamanya, yakni tidak memiliki senjata nuklir.

"Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir, dan mereka tidak akan memilikinya, dan mereka telah menyetujui itu, di antara hal-hal lainnya," kata presiden tersebut, meski hingga kini belum ada indikasi jelas mengenai apa saja yang telah atau belum disetujui Iran.

Lihat juga Video: Trump-Netanyahu Ngotot Iran Harus Serahkan Uraniumnya

(aik/aik)



Berita Terkait