Rusia Umumkan Gencatan Senjata 2 Hari di Ukraina

Rusia Umumkan Gencatan Senjata 2 Hari di Ukraina

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 05 Mei 2026 09:05 WIB
Bendera Rusia (Haris Fadhil/detikcom)
Foto: Bendera Rusia (Haris Fadhil/detikcom)
Jakarta - Rusia mengumumkan gencatan senjata sepihak dengan Ukraina selama dua hari pada 8-9 Mei untuk memperingati Hari Kemenangan Perang Dunia II. Rusia mengancam akan melakukan serangan rudal besar-besaran ke Kyiv jika Ukraina melanggarnya.

"Sesuai dengan keputusan Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Rusia, Vladimir Putin, gencatan senjata telah diumumkan mulai 8-9 Mei 2026. Kami berharap pihak Ukraina akan mengikuti," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah unggahan di aplikasi pesan yang didukung negara, MAX, dilansir AFP, Selasa (5/5/2026).

Rusia memperingatkan akan memberikan serangan balasan besar-besaran ke Ukraina jika melakukan pelanggaran. Rusia memerintahkan agar penduduk sipil Kyiv melakukan evakuasi jika terjadi serangan besar besaran.

"Jika rezim Kyiv mencoba melaksanakan rencana kriminalnya untuk mengganggu perayaan peringatan ke-81 Kemenangan dalam Perang Patriotik Besar, Angkatan Bersenjata Rusia akan melancarkan serangan rudal balasan besar-besaran ke pusat kota Kyiv," ujar Kemhan Rusia.

"Kami memperingatkan penduduk sipil Kyiv dan karyawan misi diplomatik asing tentang perlunya segera meninggalkan kota," sambungnya.

Diketahui, Presiden Rusia Vladimir Putin pertama kali mengusulkan gencatan senjata tersebut pekan lalu, pada saat melakukan panggilan telepon dengan Presiden AS Donald Trump. Ukraina mengatakan pada pekan lalu bahwa mereka akan meminta rincian dari Washington tentang tawaran tersebut.


Lihat juga Video 'Kyiv Membara! Rudal Rusia Tewaskan Anak 12 Tahun-Picu Kebakaran Hebat':

(yld/haf)



Berita Terkait